Bandung menjadi lokasi penyelenggaraan kursus Syariah intensif bagi sekitar 150 peserta yang terdiri dari pendakwah, imam, dan khatib.
Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 11 Agustus 2026, kegiatan ini diorganisir oleh Kementerian Urusan Islam, Dakwah dan Bimbingan melalui Atase Agama pada Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia.
Kursus yang dimulai sejak kemarin ini membahas pendekatan Ahl Al-Sunnah wa Al-Jamaah dalam masalah akidah serta pentingnya berpegang teguh pada Al-Quran dan Sunnah. Materi yang disampaikan mencakup dampak akidah yang benar terhadap perilaku dan amal saleh seorang Muslim, serta peran pendakwah, imam, dan khatib dalam menyampaikan ilmu Islam dengan pendekatan hikmah, kasih sayang, moderasi, dan keseimbangan.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif penjangkauan Kementerian Urusan Islam, Dakwah dan Bimbingan di luar Arab Saudi untuk menyebarkan pengetahuan Islam yang benar dan mempromosikan nilai-nilai moderasi. Rilis tidak menyebutkan durasi total kursus atau nama pemateri.
Siapa peserta kursus Syariah di Bandung tersebut? Peserta kursus ini terdiri dari sekitar 150 orang yang merupakan para pendakwah, imam, dan khatib. Kegiatan ini diorganisir oleh Kementerian Urusan Islam, Dakwah dan Bimbingan melalui Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia.
Apa saja materi yang dibahas dalam kursus tersebut? Materi kursus mencakup pendekatan Ahl Al-Sunnah wa Al-Jamaah dalam masalah akidah serta pentingnya berpegang pada Al-Quran dan Sunnah. Selain itu, dibahas pula dampak akidah terhadap perilaku Muslim dan peran pendakwah dalam menyampaikan ilmu dengan moderasi dan hikmah.
Apa tujuan dari penyelenggaraan program ini? Program ini bertujuan untuk melatih pendakwah, imam, dan khatib dalam menyebarkan pengetahuan Islam yang benar serta mempromosikan nilai moderasi dan keseimbangan. Ini adalah bagian dari program penjangkauan Kementerian Urusan Islam, Dakwah dan Bimbingan di luar Arab Saudi.