Huda Faqeeh menjadi satu-satunya pemain perempuan Saudi yang berpartisipasi dalam kompetisi Tekken 8 sebagai bagian dari Esports World Cup 2026 di Paris.
Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 10 Agustus 2026, kehadiran Faqeeh menunjukkan peran perempuan Saudi yang berkembang dalam sektor esports yang sedang tumbuh pesat di Arab Saudi, mengarahkan bakat dari sekadar bermain menuju jalur profesional dan kompetisi internasional.
Faqeeh memulai aktivitas gaming dari rumah sebelum bergabung dengan Saudi Esports Academy untuk pelatihan dan kompetisi terorganisir. Ia kemudian bergabung dengan tim nasional Saudi dan melanjutkan karier profesionalnya di klub Al-Ahli.
Partisipasi perempuan Saudi lainnya mencakup Moudi Al-Kanhal (madv) di VALORANT, Najd Fahd di EA SPORTS FC, serta pemain Lynx, Lunar, dan Livin dari tim Twisted Minds yang mencapai final Mobile Legends: Bang Bang di Esports World Cup 2025.
Rilis tidak menyebutkan hasil akhir pertandingan Faqeeh di Paris.
Siapa Huda Faqeeh dan apa perannya di Paris? Huda Faqeeh adalah pemain esports perempuan Saudi yang menjadi satu-satunya wakil perempuan Saudi dalam kompetisi Tekken 8 di Esports World Cup 2026 di Paris. Ia merupakan anggota tim nasional Saudi dan pemain profesional dari klub Al-Ahli.
Bagaimana perjalanan karier Huda Faqeeh hingga ke tingkat internasional? Faqeeh memulai hobi bermain game dari rumah, kemudian bergabung dengan Saudi Esports Academy untuk mendapatkan pelatihan terorganisir. Setelah itu, ia masuk ke tim nasional Saudi dan bergabung dengan klub Al-Ahli sebelum berkompetisi di tingkat dunia.
Siapa saja pemain perempuan Saudi lainnya yang berprestasi di esports? Beberapa nama yang disebutkan adalah Moudi Al-Kanhal (madv) di VALORANT dan Najd Fahd di EA SPORTS FC. Selain itu, pemain Lynx, Lunar, dan Livin dari tim Twisted Minds berhasil mencapai final Mobile Legends: Bang Bang di Esports World Cup 2025.