Thursday, September 17, 2026
Budaya

Museum Laut Merah Jeddah gelar program edukasi dan kreativitas Agustus

Museum Laut Merah Jeddah gelar program edukasi dan kreativitas Agustus

Museum Laut Merah di Jeddah menyelenggarakan rangkaian program selama bulan Agustus untuk mengajak pengunjung berinteraksi dengan Laut Merah sebagai ruang penemuan dan pengetahuan.

Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 10 Agustus 2026, program musim panas ini merupakan bagian dari acara “Our Summer Our Taste” yang menggabungkan elemen sinema, sains, lingkungan, dan kreativitas.

Kegiatan dimulai pada 7 Agustus melalui program “Sea Cinema” dengan penayangan film “In Search of Nemo” untuk memperkenalkan dunia samudra melalui seni visual. Pada 15 Agustus, museum mengadakan sesi diskusi mengenai hubungan antara konservasi artefak kuno dan pelestarian lingkungan laut serta pentingnya studi warisan budaya bawah air bagi generasi mendatang.

Untuk anak-anak, tersedia lokakarya “Make Wonders from Your Old Stuff” yang menggunakan barang bekas untuk mengembangkan imajinasi dan konsep penggunaan kembali. Selain itu, “Red Sea Lab” berlangsung dari 25 hingga 29 Agustus bagi anak usia 10 hingga 14 tahun yang mengintegrasikan bidang STEM (sains, teknologi, teknik, dan matematika).

Peserta laboratorium tersebut mempelajari geologi, biodiversitas, terumbu karang, kimia samudra, kualitas air, teknologi eksplorasi, pemetaan, dan konservasi lingkungan melalui eksperimen praktis dan pemrograman. Rilis tidak menyebutkan jumlah peserta atau biaya pendaftaran.

Apa saja kegiatan sinema dan diskusi yang diadakan museum? Museum menayangkan film “In Search of Nemo” pada 7 Agustus melalui program “Sea Cinema” untuk memperkenalkan dunia samudra. Selain itu, pada 15 Agustus diadakan sesi diskusi tentang hubungan antara konservasi artefak kuno dan pelestarian lingkungan laut guna melindungi warisan budaya bawah air.

Apa itu Red Sea Lab dan siapa target pesertanya? Red Sea Lab adalah laboratorium interaktif yang berlangsung dari 25 hingga 29 Agustus untuk anak usia 10 hingga 14 tahun. Program ini mengintegrasikan bidang STEM untuk mempelajari geologi, biodiversitas, terumbu karang, kimia samudra, kualitas air, serta teknologi eksplorasi dan pemetaan.

Bagaimana museum mendorong kreativitas anak-anak? Museum mengadakan lokakarya bernama “Make Wonders from Your Old Stuff” yang ditujukan bagi anak-anak. Kegiatan ini menggunakan barang-barang bekas untuk menciptakan ide baru guna memperkuat konsep penggunaan kembali serta mengembangkan imajinasi dan keterampilan kreatif peserta.