King Saud University Medical City meluncurkan program Saudi Telesurgery melalui kemitraan dengan Seha Virtual Hospital, Zain KSA, dan EDGE.
Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 10 Agustus 2026, fase pertama program ini melibatkan tujuh prosedur bedah yang dilakukan selama tiga hari. Prosedur tersebut mencakup spesialisasi bedah bariatrik, umum, obstetri dan ginekologi, serta bedah toraks.
Pada hari pertama, terdapat empat kasus bedah berturut-turut dari berbagai spesialisasi yang melibatkan tantangan kompleks untuk mendemonstrasikan kemampuan teknologi telesurgery. Program ini bertujuan mengembangkan protokol nasional telesurgery Saudi dengan melibatkan keahlian medis, teknis, dan digital.
Teknologi telesurgery ini akan digunakan selama musim besar dan perkumpulan, termasuk musim Hajj, serta dalam kasus kemanusiaan dan darurat di lokasi yang sulit dijangkau. Program ini mendukung tujuan Saudi Vision 2030 dalam pengembangan sektor kesehatan dan transformasi digital.
Rilis tidak menyebutkan jumlah total prosedur yang direncanakan atau detail biaya program.
Siapa saja mitra dalam program Saudi Telesurgery? Program ini diluncurkan oleh King Saud University Medical City bekerja sama dengan Seha Virtual Hospital, Zain KSA, dan EDGE, sebuah perusahaan yang berspesialisasi dalam solusi dan perangkat robotik. SPA melaporkan bahwa kemitraan ini bertujuan mengembangkan protokol nasional telesurgery.
Apa saja prosedur yang dilakukan pada fase pertama? Fase pertama melibatkan tujuh prosedur bedah selama tiga hari yang mencakup spesialisasi bedah bariatrik, umum, obstetri dan ginekologi, serta bedah toraks. Hari pertama mencakup empat kasus bedah kompleks dari berbagai spesialisasi.
Kapan teknologi telesurgery ini akan diterapkan? Teknologi ini akan digunakan selama musim besar dan perkumpulan, termasuk musim Hajj. Selain itu, program ini akan diterapkan pada kasus kemanusiaan dan darurat yang membutuhkan keahlian bedah di lokasi yang sulit dijangkau.
Apa tujuan jangka panjang dari program ini? Program ini bertujuan mengembangkan protokol nasional telesurgery Saudi dengan melibatkan tenaga ahli medis, teknis, dan digital. Inisiatif ini mendukung Saudi Vision 2030 untuk memajukan transformasi digital dan membangun sistem kesehatan yang berkelanjutan.