Friday, September 18, 2026
Umum

Banjir dan Tanah Longsor di Filipina Tewaskan 15 Orang

Banjir dan Tanah Longsor di Filipina Tewaskan 15 Orang

Setidaknya 15 orang tewas akibat banjir dan tanah longsor yang dipicu oleh siklon tropis Luis dan Maymay di Filipina setelah terjadi curah hujan tinggi selama lebih dari satu minggu.

Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 10 Agustus 2026, pihak kepolisian mengonfirmasi jumlah korban jiwa tersebut. Otoritas Filipina menyatakan 13 orang luka-luka dan enam orang lainnya masih hilang.

Kematian tercatat di provinsi Benguet, Rizal, dan Batangas di pulau utama Luzon. Lebih dari 750.000 orang terdampak, sementara lebih dari 8.000 orang terpaksa mencari perlindungan di pusat evakuasi.

Bencana ini terjadi saat beberapa badai tropis dan angin monsun barat daya terus memengaruhi bagian selatan negara tersebut dan membawa curah hujan tinggi. Rilis tidak menyebutkan rincian biaya kerusakan atau jumlah bantuan yang dikirimkan.

Berapa jumlah korban akibat bencana di Filipina? Bencana banjir dan tanah longsor tersebut menyebabkan setidaknya 15 orang tewas. Selain itu, otoritas Filipina melaporkan terdapat 13 orang yang mengalami luka-luka dan enam orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Di wilayah mana saja korban jiwa tercatat? Kematian dilaporkan terjadi di beberapa provinsi di pulau utama Luzon. Wilayah yang terdampak mencakup provinsi Benguet, Rizal, dan Batangas.

Apa penyebab utama bencana alam tersebut? Bencana ini dipicu oleh curah hujan tinggi selama lebih dari satu minggu yang berkaitan dengan siklon tropis Luis dan Maymay. Selain itu, angin monsun barat daya dan beberapa badai tropis terus memengaruhi bagian selatan Filipina.