Paris menjadi lokasi pertemuan antara atlet olahraga klasik dan dunia gaming melalui kehadiran pemain tenis Australia Nick Kyrgios di Esports World Cup (EWC) 2026.
Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 10 Agustus 2026, Kyrgios menyatakan minatnya yang besar terhadap video game dan rutin memainkannya. Ia menyebutkan beberapa judul game yang dimainkan, yaitu Call of Duty, Pokémon, dan League of Legends.
Kyrgios menjelaskan bahwa tenis mengandalkan duel langsung dan konsentrasi intens, sementara esports menawarkan ritme lebih dinamis dan kompetisi kolektif. Ia menilai kedua dunia ini tidak saling berlawanan, melainkan memberikan pengalaman yang saling melengkapi bagi atlet dan penonton.
EWC edisi kali ini melibatkan lebih dari 2.000 pemain dari lebih dari 200 klub dan lebih dari 100 negara. Terdapat 25 kompetisi yang mencakup 24 game dengan total hadiah melebihi 75 juta dolar AS.
Rilis tidak menyebutkan detail jadwal pertandingan atau daftar lengkap atlet tradisional lainnya yang hadir.
Siapa atlet tradisional yang hadir di EWC 2026? Pemain tenis asal Australia, Nick Kyrgios, hadir di Esports World Cup (EWC) 2026 di Paris. Ia menyatakan minatnya pada video game dan rutin memainkan Call of Duty, Pokémon, serta League of Legends.
Apa perbedaan tenis dan esports menurut Nick Kyrgios? Menurut Kyrgios, tenis berfokus pada duel langsung dan konsentrasi intens. Sebaliknya, esports menawarkan ritme yang lebih dinamis dan sering kali melibatkan kompetisi secara kolektif.
Berapa jumlah peserta dan hadiah di EWC 2026? EWC 2026 menghadirkan lebih dari 2.000 pemain dari lebih dari 200 klub dan lebih dari 100 negara. Total hadiah untuk 25 kompetisi yang mencakup 24 game tersebut melebihi 75 juta dolar AS.