Republik Demokratik Kongo mencatat kenaikan jumlah kasus Ebola yang terkonfirmasi menjadi 3.973 orang, dengan jumlah kematian mencapai 1.801 jiwa.
Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 6 Agustus 2026, data pemerintah yang dirilis kemarin menunjukkan otoritas kesehatan terus mengintensifkan upaya untuk membendung wabah tersebut.
World Health Organization (WHO) memperingatkan adanya percepatan penyebaran virus, di mana tingkat infeksi di beberapa wilayah kini melampaui kapasitas respons saat ini.
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam kunjungannya ke Kongo menyerukan peningkatan upaya pemberantasan Ebola serta perlunya perlindungan dan penyediaan sumber daya bagi tenaga kesehatan. Rilis tidak menyebutkan lokasi spesifik wilayah yang terdampak atau jumlah tenaga kesehatan yang terlibat.
Berapa jumlah kasus dan kematian Ebola di Republik Demokratik Kongo? Berdasarkan data pemerintah yang dirilis, jumlah kasus Ebola yang terkonfirmasi telah meningkat menjadi 3.973 orang. Dari jumlah tersebut, tercatat ada 1.801 kematian yang terjadi di Republik Demokratik Kongo.
Apa peringatan yang diberikan oleh World Health Organization (WHO)? WHO memperingatkan bahwa penyebaran virus Ebola sedang mengalami percepatan. Organisasi tersebut menyatakan bahwa tingkat infeksi di beberapa wilayah saat ini sudah melampaui kapasitas respons yang tersedia.
Apa imbauan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus? Tedros Adhanom Ghebreyesus menyerukan peningkatan upaya untuk memerangi Ebola selama kunjungannya ke Kongo. Ia menekankan pentingnya melindungi tenaga kesehatan serta memberikan sumber daya dan dukungan yang diperlukan dalam merespons wabah.