Makkah menjadi lokasi pertemuan sesi ke-14 Komite Bersama Saudi-Maroko yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Pangeran Faisal bin Farhan bin Abdullah dan Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, dan Ekspatriat Maroko Nasser Bourita.
Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 6 Maret 2025, pertemuan tersebut dihadiri oleh pejabat senior dari kementerian, lembaga pemerintah, serta institusi sektor swasta dari kedua negara.
Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama di semua bidang kepentingan bersama dan memperkuat hubungan antara Arab Saudi dan Maroko. Kedua belah pihak menyatakan kepuasan atas tingkat hubungan bilateral dan berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang.
Dalam sesi tersebut, kedua negara menandatangani perjanjian kerja sama bea cukai untuk pengakuan bersama program Authorized Economic Operator serta memorandum pemahaman di bidang perlindungan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Mereka juga menandatangani risalah sesi tersebut.
Siapa yang memimpin sesi ke-14 Komite Bersama Saudi-Maroko? Sesi tersebut dipimpin bersama oleh Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan bin Abdullah dan Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, dan Ekspatriat Maroko Nasser Bourita. Pertemuan ini dihadiri oleh pejabat senior kementerian, lembaga pemerintah, dan sektor swasta kedua negara.
Apa tujuan dari penyelenggaraan pertemuan tersebut? Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama di semua bidang kepentingan bersama serta memperkuat hubungan antara Arab Saudi dan Maroko. Kedua pihak berkomitmen meningkatkan kerja sama di berbagai bidang untuk meningkatkan hubungan kuat mereka.
Perjanjian apa saja yang ditandatangani dalam pertemuan di Makkah? Kedua pihak menandatangani perjanjian kerja sama bea cukai untuk pengakuan bersama program Authorized Economic Operator. Selain itu, mereka menandatangani memorandum pemahaman bidang perlindungan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan serta risalah sesi tersebut.