Sultanate of Oman menyatakan kecaman atas serangan yang menyasar Bandara Internasional Abha dan Bandara Internasional King Khalid, yang mengakibatkan korban meninggal, korban luka, dan kerusakan material.
Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA dari Muscat pada 8 Oktober 2026, Kementerian Luar Negeri Oman menyampaikan pernyataan itu pada hari yang sama. Dalam pernyataan tersebut, Oman menegaskan penolakan kategorisnya terhadap serangan pada fasilitas sipil dan segala tindakan yang membahayakan keamanan Arab Saudi serta keselamatan warga sipil.
Dua bandara yang disebut dalam pernyataan Oman merupakan bandara yang melayani kota Abha di selatan Arab Saudi dan ibu kota Riyadh. Bandara Internasional Abha berada di wilayah Asir, sementara Bandara Internasional King Khalid berada di Riyadh. Keduanya menjadi simpul penerbangan sipil dengan lalu lintas penumpang domestik dan internasional.
Pernyataan Kementerian Luar Negeri Oman menekankan perlunya sikap bijak dan menahan diri. Oman juga menyerukan penghindaran tindakan yang dapat meningkatkan ketegangan lebih jauh, dengan alasan menjaga keamanan dan stabilitas kawasan.
Oman menyatakan solidaritasnya kepada Arab Saudi. Pemerintah Oman menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga para korban dan mendoakan kesembuhan bagi mereka yang terluka.
Pernyataan itu tidak merinci jumlah korban, identitas korban, lokasi persis kerusakan, maupun pihak yang bertanggung jawab atas serangan. Rilis SPA juga tidak menyebut waktu terjadinya serangan, jenis serangan, atau jalur penerbangan yang terdampak.
Kecaman Oman muncul sebagai respons diplomatik dari negara tetangga di kawasan Teluk. Oman dan Arab Saudi berbagi perbatasan darat dan memiliki hubungan kerja sama di berbagai bidang. Pernyataan Kementerian Luar Negeri menjadi saluran resmi posisi Muscat terhadap insiden yang menyasar fasilitas sipil di Arab Saudi.
Dalam pernyataannya, Oman menempatkan isu keselamatan warga sipil sebagai titik utama. Penolakan terhadap serangan pada fasilitas sipil disampaikan secara kategoris, disertai penekanan pada pentingnya mencegah eskalasi yang lebih luas di kawasan.
Serangan yang menyasar dua bandara internasional di Arab Saudi menimbulkan korban meninggal, korban luka, dan kerusakan material. Fakta tersebut disebut dalam pernyataan Oman yang dikutip SPA. Namun rilis tidak memerinci skala kerusakan atau dampaknya terhadap operasional penerbangan di kedua bandara.
Pernyataan Oman juga tidak menyebut langkah lanjutan yang akan diambil, baik secara bilateral maupun melalui organisasi regional. Tidak ada informasi dalam rilis mengenai kemungkinan pertemuan darurat, konsultasi keamanan, atau mekanisme kerja sama lain yang akan ditempuh.
Dari sisi kronologi, rilis SPA hanya menyebut pernyataan dikeluarkan pada 8 Oktober 2026. Tidak ada keterangan kapan serangan terjadi, berapa lama jeda antara insiden dan pernyataan resmi Oman, atau apakah ada pernyataan lain dari pihak lain yang menyertainya.
Posisi Oman yang menyerukan kebijaksanaan dan penahanan diri mencerminkan pendekatan yang menekankan stabilitas kawasan. Seruan itu disampaikan bersamaan dengan solidaritas kepada Arab Saudi dan belasungkawa kepada keluarga korban.
Bandara Internasional Abha dan Bandara Internasional King Khalid merupakan dua nama yang secara eksplisit disebut dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri Oman. Keduanya berada di Arab Saudi dan disebut sebagai sasaran serangan yang menimbulkan korban jiwa, luka, dan kerusakan material.
Rilis SPA tidak memuat kutipan langsung dari pejabat Oman. Tidak ada nama pejabat yang disebutkan dalam pernyataan tersebut. Informasi yang tersedia terbatas pada posisi resmi yang disampaikan melalui Kementerian Luar Negeri Oman.
Dalam konteks hubungan kawasan, pernyataan kecaman dari negara tetangga menjadi bagian dari respons diplomatik yang lazim setelah insiden yang menyasar fasilitas sipil. Oman menyampaikan posisinya melalui pernyataan tertulis yang dikutip kantor berita Saudi.
Sejauh yang disampaikan SPA, tidak ada rincian mengenai jumlah penerbangan yang dibatalkan atau dialihkan, kondisi terminal, atau status layanan di kedua bandara setelah insiden. Tidak ada pula keterangan mengenai penyelidikan yang sedang berjalan.
Pernyataan Oman menutup dengan doa kesembuhan bagi korban luka dan belasungkawa bagi keluarga korban meninggal. Seruan menahan diri dan menghindari eskalasi menjadi penutup posisi resmi Muscat dalam rilis tersebut.
Rilis SPA tidak menyebut nilai kerugian material, jumlah korban secara angka, atau pihak yang diduga bertanggung jawab. Tidak ada keterangan tambahan mengenai tindak lanjut diplomatik setelah pernyataan itu dikeluarkan.
Apa isi pernyataan Kementerian Luar Negeri Oman? Kementerian Luar Negeri Oman mengecam serangan yang menyasar Bandara Internasional Abha dan Bandara Internasional King Khalid. Pernyataan itu menyebut serangan tersebut mengakibatkan korban meninggal, korban luka, dan kerusakan material. Oman menegaskan penolakan kategorisnya terhadap serangan pada fasilitas sipil dan tindakan yang membahayakan keamanan Arab Saudi serta keselamatan warga sipil. Pernyataan dikeluarkan pada 8 Oktober 2026 dan dikutip kantor berita Saudi SPA dari Muscat.
Apa seruan Oman terkait ketegangan kawasan? Oman menekankan perlunya sikap bijak dan menahan diri. Kementerian Luar Negeri Oman juga menyerukan penghindaran tindakan yang dapat meningkatkan ketegangan lebih jauh. Alasan yang disebut adalah menjaga keamanan dan stabilitas kawasan. Seruan itu disampaikan dalam pernyataan yang sama dengan kecaman atas serangan terhadap dua bandara di Arab Saudi. Rilis SPA tidak menyebut langkah lanjutan atau mekanisme regional yang akan ditempuh setelah seruan tersebut.
Bagaimana bentuk solidaritas Oman kepada Arab Saudi? Oman menyatakan solidaritasnya kepada Arab Saudi. Pemerintah Oman menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga para korban. Oman juga mendoakan kesembuhan bagi mereka yang terluka. Solidaritas itu disampaikan melalui pernyataan Kementerian Luar Negeri Oman pada 8 Oktober 2026. Rilis SPA tidak memuat kutipan langsung dari pejabat Oman maupun nama pejabat yang menyampaikan pernyataan tersebut.
Bandara mana yang disebut dalam pernyataan Oman? Pernyataan Oman menyebut Bandara Internasional Abha dan Bandara Internasional King Khalid. Bandara Abha melayani kota Abha di wilayah Asir, sementara Bandara King Khalid berada di Riyadh. Keduanya disebut sebagai sasaran serangan yang menimbulkan korban meninggal, korban luka, dan kerusakan material. Rilis SPA tidak merinci lokasi persis kerusakan, dampak pada operasional penerbangan, atau jumlah penerbangan yang terdampak.
Apakah rilis menyebut pihak yang bertanggung jawab? Tidak. Rilis SPA yang memuat pernyataan Kementerian Luar Negeri Oman tidak menyebut pihak yang bertanggung jawab atas serangan. Rilis juga tidak menyebut waktu terjadinya serangan, jenis serangan, jumlah korban secara angka, atau nilai kerugian material. Informasi yang tersedia terbatas pada posisi resmi Oman, seruan menahan diri, dan solidaritas kepada Arab Saudi. Tidak ada keterangan mengenai penyelidikan yang sedang berjalan.