Presiden Parlemen Arab Mohamed Al-Yammahi mengecam dengan istilah paling keras serangan teroris yang dilakukan milisi Houthi terhadap sebuah gardu distribusi listrik di Madinah dengan menggunakan UAV.
Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA dari Kairo pada 1 Oktober 2026, kecaman itu disampaikan Al-Yammahi melalui sebuah pernyataan pada Kamis. Dalam pernyataan tersebut, ia menegaskan bahwa tindakan kriminal semacam itu merupakan pelanggaran mencolok terhadap kesucian tempat-tempat suci.
Al-Yammahi menambahkan bahwa serangan tersebut memancing perasaan umat Islam di seluruh dunia. Menurutnya, tindakan itu juga mengancam keamanan dan stabilitas kawasan, bukan hanya keamanan Kerajaan Saudi Arabia semata.
Pernyataan itu menegaskan solidaritas penuh Parlemen Arab terhadap Saudi Arabia. Parlemen Arab juga menyatakan dukungannya terhadap semua langkah yang diambil Saudi Arabia untuk menghadapi tindakan teroris seperti itu.
Selain itu, pernyataan tersebut menegaskan bahwa tindakan teroris semacam itu tidak akan melemahkan kemampuan Saudi Arabia untuk melindungi sumber daya, keamanan, serta keselamatan warga negara dan penduduknya.
Serangan yang dikutuk itu menyasar sebuah gardu distribusi listrik di Madinah. Objek yang diserang adalah infrastruktur distribusi listrik, dan alat yang digunakan menurut pernyataan tersebut adalah UAV. Madinah sendiri disebut dalam pernyataan itu sebagai tempat suci, dan Al-Yammahi menekankan bahwa tindakan kriminal tersebut melanggar kesucian tempat-tempat suci.
Pernyataan Ketua Parlemen Arab itu juga menyoroti dimensi yang lebih luas dari serangan tersebut. Menurut Al-Yammahi, tindakan itu tidak hanya mengancam keamanan Saudi Arabia, tetapi juga keamanan dan stabilitas kawasan secara keseluruhan. Ia juga menyebut bahwa serangan itu memancing perasaan umat Islam di seluruh dunia, mengingat status Madinah sebagai tempat suci.
Dalam pernyataannya, Al-Yammahi menegaskan solidaritas penuh Parlemen Arab dengan Saudi Arabia. Ia juga menyatakan dukungan terhadap semua langkah yang diambil Kerajaan untuk menghadapi tindakan teroris semacam itu. Pernyataan itu menambahkan bahwa tindakan teroris tersebut tidak akan melemahkan kemampuan Saudi Arabia untuk melindungi sumber daya, keamanan, dan keselamatan warga negara serta penduduknya.
Pernyataan itu dirilis pada Kamis, dan kantor berita Saudi SPA melaporkannya dari Kairo pada 1 Oktober 2026. Waktu pelaporan yang tercantum adalah 23:50 waktu setempat atau 20:50 GMT.
Hingga berita ini ditulis, pernyataan yang dikutip SPA tidak memuat rincian mengenai kerusakan yang timbul dari serangan tersebut. Tidak disebutkan pula jumlah korban, dampak terhadap pasokan listrik, atau lokasi persis gardu distribusi yang menjadi sasaran. Pernyataan itu juga tidak menyebutkan apakah ada tanggapan resmi lain dari pihak berwenang Saudi Arabia selain kecaman Ketua Parlemen Arab tersebut.
Yang ditekankan dalam pernyataan itu adalah posisi Parlemen Arab: kecaman terhadap serangan, penegasan bahwa tindakan tersebut melanggar kesucian tempat-tempat suci, penegasan bahwa tindakan itu memancing perasaan umat Islam di seluruh dunia, serta penegasan bahwa tindakan tersebut mengancam keamanan dan stabilitas kawasan, bukan hanya keamanan Kerajaan. Pernyataan itu juga menegaskan solidaritas penuh Parlemen Arab dengan Saudi Arabia dan dukungan terhadap semua langkah yang diambil Kerajaan untuk menghadapi tindakan teroris semacam itu.
Dalam konteks pernyataan tersebut, Al-Yammahi menyebut serangan itu sebagai tindakan kriminal dan teroris. Ia menegaskan bahwa tindakan semacam itu tidak akan melemahkan kemampuan Saudi Arabia untuk melindungi sumber daya, keamanan, dan keselamatan warga negara serta penduduknya.
Pernyataan itu disampaikan pada Kamis dan dilaporkan SPA dari Kairo. SPA mencantumkan waktu 23:50 waktu setempat atau 20:50 GMT pada 1 Oktober 2026. Tidak ada informasi tambahan dalam materi sumber mengenai kronologi serangan, jenis UAV yang digunakan, atau pihak yang bertanggung jawab selain penyebutan milisi Houthi dalam pernyataan Al-Yammahi.
Materi sumber juga tidak memuat kutipan langsung dari pejabat Saudi Arabia. Tidak ada pernyataan dari Kementerian Energi, otoritas listrik, atau pihak berwenang Madinah yang dikutip dalam laporan tersebut. SPA hanya memuat pernyataan Ketua Parlemen Arab Mohamed Al-Yammahi beserta penegasan posisi Parlemen Arab.
Dengan demikian, laporan ini terbatas pada kecaman dan posisi Parlemen Arab sebagaimana disampaikan Al-Yammahi. Rincian teknis mengenai gardu distribusi, tingkat kerusakan, atau dampaknya terhadap layanan listrik tidak terdapat dalam materi sumber. Begitu pula tidak ada informasi mengenai korban jiwa atau luka dalam pernyataan yang dikutip SPA tersebut.
Pernyataan itu menutup dengan penegasan bahwa tindakan teroris semacam itu tidak akan melemahkan kemampuan Saudi Arabia untuk melindungi sumber daya, keamanan, dan keselamatan warga negara dan penduduknya. SPA menutup laporannya dengan tanda — SPA dan mencantumkan waktu 23:50 waktu setempat atau 20:50 GMT, dengan kode 0100.
Apa yang dikecam Ketua Parlemen Arab Mohamed Al-Yammahi? Ia mengecam dengan istilah paling keras serangan teroris yang dilakukan milisi Houthi terhadap sebuah gardu distribusi listrik di Madinah dengan menggunakan UAV. Kecaman itu disampaikan melalui pernyataan pada Kamis dan dilaporkan kantor berita Saudi SPA dari Kairo pada 1 Oktober 2026. Dalam pernyataan itu, Al-Yammahi menyebut tindakan tersebut sebagai tindakan kriminal dan teroris.
Mengapa serangan itu disebut melanggar kesucian tempat suci? Al-Yammahi menegaskan bahwa tindakan kriminal semacam itu merupakan pelanggaran mencolok terhadap kesucian tempat-tempat suci. Ia juga menyatakan bahwa serangan tersebut memancing perasaan umat Islam di seluruh dunia. Pernyataan itu menekankan bahwa tindakan itu mengancam keamanan dan stabilitas kawasan, bukan hanya keamanan Kerajaan Saudi Arabia semata.
Apa bentuk solidaritas Parlemen Arab terhadap Saudi Arabia? Al-Yammahi menegaskan solidaritas penuh Parlemen Arab dengan Saudi Arabia. Ia juga menyatakan dukungan terhadap semua langkah yang diambil Kerajaan untuk menghadapi tindakan teroris semacam itu. Pernyataan itu menambahkan bahwa tindakan teroris tersebut tidak akan melemahkan kemampuan Saudi Arabia untuk melindungi sumber daya, keamanan, serta keselamatan warga negara dan penduduknya.
Apa yang tidak disebutkan dalam pernyataan tersebut? Pernyataan yang dikutip SPA tidak memuat rincian mengenai kerusakan yang timbul dari serangan itu. Tidak disebutkan pula jumlah korban, dampak terhadap pasokan listrik, atau lokasi persis gardu distribusi yang menjadi sasaran. Materi sumber juga tidak memuat kutipan langsung dari pejabat Saudi Arabia atau pernyataan dari pihak berwenang Madinah.
Kapan dan dari mana pernyataan itu dilaporkan? Kantor berita Saudi SPA melaporkan pernyataan itu dari Kairo pada 1 Oktober 2026. Waktu pelaporan yang tercantum adalah 23:50 waktu setempat atau 20:50 GMT. Pernyataan Al-Yammahi sendiri disampaikan pada Kamis. Laporan SPA ditutup dengan kode 0100.





