Desa Qusra di Tepi Barat menjadi lokasi pendudukan beberapa rumah warga Palestina oleh pemukim Israel yang memicu kecaman dari pemerintah Prancis.
Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 14 Agustus 2026, Kementerian Luar Negeri Prancis mengutuk keras pendudukan rumah-rumah tersebut serta tindakan kekerasan yang dilakukan terhadap warga sipil Palestina.
Prancis meminta otoritas Israel untuk segera menangkap para pelaku tindakan tersebut dan membawa mereka ke pengadilan.
Rilis tersebut tidak menyebutkan jumlah rumah yang diduduki atau jumlah korban kekerasan.