Saturday, September 19, 2026
Berita KSA

The Red Sea Operasikan Sistem Utilitas Off-Grid Terbesar di Dunia

The Red Sea Operasikan Sistem Utilitas Off-Grid Terbesar di Dunia

Tabuk menjadi lokasi dimulainya operasi komersial sistem utilitas terintegrasi off-grid terbesar di dunia yang melayani destinasi The Red Sea.

Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 6 September 2026, Red Sea Global dan ACWA Power mengumumkan Project Commercial Operation Date (PCOD) untuk proyek tersebut. Langkah ini menandai dimulainya periode konsesi 25 tahun setelah penandatanganan Sertifikat Operasi Komersial oleh Marafiq Red Sea for Energy Co. (MRSEC) dan Red Sea Utilities Company.

Sistem ini melayani hotel di destinasi The Red Sea, Red Sea International Airport, hub logistik, armada kendaraan listrik, desa staf, serta fasilitas operasional dan komunitas. Proyek hasil kemitraan Red Sea Global dengan konsorsium pimpinan ACWA Power, SPIC Huanghe Hydropower, dan Saudi Tabreed ini menyediakan lima utilitas inti: energi terbarukan, air minum, pengolahan air limbah, pendinginan distrik, dan manajemen limbah.

Energi dihasilkan oleh pembangkit listrik tenaga surya fotovoltaik 340 MWac yang terintegrasi dengan battery energy storage system (BESS) 1.227 MWh, yang merupakan sistem penyimpanan baterai off-grid terbesar di dunia. Sistem ini mampu memproduksi hingga 760.000 MWh energi bersih per tahun dan membantu menghindari sekitar 600.000 ton karbon dioksida. Rilis tidak menyebutkan total biaya investasi proyek.

Apa saja fasilitas yang dilayani oleh sistem utilitas ini? Sistem utilitas ini melayani hotel di destinasi The Red Sea, Red Sea International Airport, hub logistik, armada kendaraan listrik, serta desa staf dan fasilitas operasional. Layanan yang disediakan mencakup energi terbarukan, air minum, pengolahan air limbah, pendinginan distrik, dan manajemen limbah.

Bagaimana spesifikasi teknis pembangkit energi di The Red Sea? Energi dihasilkan melalui pembangkit listrik tenaga surya fotovoltaik berkapasitas 340 MWac. Pembangkit ini terintegrasi dengan battery energy storage system (BESS) 1.227 MWh, yang merupakan sistem penyimpanan baterai off-grid terbesar di dunia untuk memastikan pasokan listrik di malam hari.

Siapa saja pihak yang terlibat dalam proyek utilitas ini? Proyek ini merupakan kemitraan antara Red Sea Global dan konsorsium yang dipimpin ACWA Power, bersama SPIC Huanghe Hydropower dan Saudi Tabreed. Operasi komersial dimulai setelah penandatanganan sertifikat oleh Marafiq Red Sea for Energy Co. (MRSEC) dan Red Sea Utilities Company.