Ular kucing Arab (Telescopus dhara) merupakan spesies berbisa ringan dari keluarga Colubridae yang menghuni berbagai lingkungan gersang dan berbatu di Semenanjung Arab.
Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 13 September 2026, pengamat satwa liar sekaligus anggota Aman Environmental Association, Adnan Khalifa, menyatakan bahwa spesies ini mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan dan iklim habitat alaminya.
Ular ini memiliki tubuh ramping, kepala yang relatif terpisah dari leher, serta mata menonjol dengan pupil vertikal yang menjadi asal nama “cat snake”. Pola tubuh dan warnanya membantu ular ini melakukan kamuflase agar menyatu dengan tanah dan batuan di habitatnya.
Lingkungan gurun dan berbatu di bagian utara Saudi Arabia menjadi habitat alami bagi sejumlah spesies reptil yang beradaptasi dengan medan dan iklim wilayah tersebut. Pemantauan lapangan membantu mengidentifikasi distribusi spesies serta karakteristik lingkungan tempat mereka hidup.
Apa ciri fisik utama ular kucing Arab? Ular kucing Arab memiliki tubuh yang ramping dengan kepala yang terlihat relatif terpisah dari bagian lehernya. Spesies ini juga memiliki mata menonjol dengan pupil vertikal serta warna dan pola tubuh yang berfungsi untuk kamuflase dengan tanah dan batuan.
Di mana habitat alami ular kucing Arab ditemukan? Spesies ini menghuni berbagai lingkungan gersang dan berbatu di seluruh Semenanjung Arab. Secara khusus, wilayah gurun dan berbatu di bagian utara Saudi Arabia menjadi habitat alami bagi ular ini dan berbagai spesies reptil lainnya.
Mengapa pemantauan spesies ini dianggap penting? Menurut Adnan Khalifa dari Aman Environmental Association, pemantauan dan dokumentasi membantu mengidentifikasi komponen biodiversitas. Hal ini juga berguna untuk memahami karakteristik spesies satwa liar serta distribusi lingkungan alami tempat mereka tinggal.