Thursday, September 17, 2026
Berita KSA

Cagar Alam Kerajaan Pangeran Mohammed bin Salman Siapkan Kembalinya Singa Asia

Cagar Alam Kerajaan Pangeran Mohammed bin Salman Siapkan Kembalinya Singa Asia

Cagar Alam Kerajaan Pangeran Mohammed bin سلمان seluas 24.500 kilometer persegi menyiapkan kondisi lingkungan untuk mengembalikan singa Asia (Panthera leo leo) ke habitat historisnya.

Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 10 Agustus 2026, upaya ini dilakukan bersamaan dengan Hari Singa Sedunia melalui pemulihan ekosistem dan penciptaan jaringan pangan yang stabil. Keberadaan historis spesies ini di Semenanjung Arab dibuktikan dengan lukisan singa di lebih dari 12 lokasi seni cadas di dalam cagar alam.

Singa Asia saat ini diklasifikasikan sebagai spesies terancam punah oleh IUCN dengan populasi di alam liar diperkirakan antara 1.100 hingga 1.300 ekor. Inisiatif pengembalian satwa liar di wilayah ini menargetkan 23 spesies historis, di mana 14 spesies telah berhasil diperkenalkan kembali dan enam spesies telah dikembangbiakkan di cagar alam.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemulihan keanekaragaman hayati, penanganan degradasi lahan, serta penggurunan untuk mencapai target Visi Saudi 2030 dan Saudi Green Initiative. Rilis tidak menyebutkan jadwal spesifik kapan singa Asia akan dilepaskan.

Apa bukti keberadaan singa Asia di wilayah cagar alam tersebut? Bukti keberadaan historis singa Asia di Semenanjung Arab ditemukan melalui seni cadas. Terdapat lukisan singa yang tercatat di lebih dari 12 lokasi seni cadas di dalam area Cagar Alam Kerajaan Pangeran Mohammed bin Salman.

Bagaimana status konservasi singa Asia saat ini? Singa Asia diklasifikasikan sebagai spesies yang terancam punah menurut klasifikasi IUCN. Populasi spesies ini di alam liar diperkirakan hanya tersisa sekitar 1.100 hingga 1.300 ekor.

Berapa banyak spesies yang menjadi target pengembalian satwa liar? Terdapat target pengembalian 23 spesies historis ke Semenanjung Arab. Hingga saat ini, 14 spesies telah berhasil diperkenalkan kembali dan enam spesies lainnya telah dikembangbiakkan di dalam cagar alam.