Monday, September 21, 2026
Umum

Arab Saudi hadiri pertemuan ke-16 UN-GGIM di New York

Arab Saudi hadiri pertemuan ke-16 UN-GGIM di New York

New York menjadi lokasi pertemuan ke-16 Komite Pakar PBB tentang Manajemen Informasi Geospasial Global (UN-GGIM) yang dihadiri oleh Arab Saudi melalui General Authority for Survey and Geospatial Information.

Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 8 Agustus 2026, delegasi Arab Saudi dipimpin oleh Presiden General Authority for Survey and Geospatial Information, Dr. Eng. Mohammed bin Yahya Al-Sayel. Ia menekankan pentingnya kerja sama internasional, pengembangan sistem manajemen informasi geospasial global yang terintegrasi, serta penggunaan teknologi baru dan kecerdasan buatan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Arab Saudi memaparkan upaya implementasi Integrated Geospatial Information Framework (UN-IGIF) serta pengembangan kebijakan, kerangka hukum, dan standar nasional data spasial untuk meningkatkan kualitas, integritas, dan interoperabilitas data.

Partisipasi ini mencakup topik integrasi informasi geospasial dan statistik, manajemen lahan, informasi kelautan dan hidrografi, Global Geodetic Reference Frame, serta penggunaan digital twins dan komputasi awan. Arab Saudi juga menjelaskan kontribusinya dalam Arab Geodetic Reference Frame (ARABREF) dan pengembangan infrastruktur geodetik.

Terkait nama geografis, Arab Saudi menekankan standardisasi dan pelestarian sebagai bagian dari identitas nasional dan budaya. Selain itu, dipaparkan perkembangan pembentukan UN Geospatial Center of Excellence (Ecosystem) di Riyadh yang akan berkoordinasi dengan pusat PBB di Bonn, Jerman, dan Deqing, China.

Siapa yang memimpin delegasi Arab Saudi dalam pertemuan UN-GGIM? Delegasi Arab Saudi dipimpin oleh Dr. Eng. Mohammed bin Yahya Al-Sayel, yang menjabat sebagai Presiden General Authority for Survey and Geospatial Information. Ia menekankan penggunaan kecerdasan buatan dan teknologi baru untuk mendukung pengambilan keputusan dan pembangunan berkelanjutan.

Apa saja fokus utama Arab Saudi dalam pertemuan tersebut? Arab Saudi memaparkan implementasi Integrated Geospatial Information Framework (UN-IGIF) serta pengembangan standar nasional data spasial. Fokus lainnya meliputi integrasi data statistik, manajemen lahan, informasi hidrografi, dan penggunaan digital twins serta komputasi awan.

Apa kontribusi Arab Saudi dalam bidang geodetik dan nama geografis? Arab Saudi mendukung Global Geodetic Reference Frame dan berpartisipasi dalam Arab Geodetic Reference Frame (ARABREF). Terkait nama geografis, mereka menekankan pentingnya standardisasi dan pelestarian nama sebagai bagian dari identitas budaya dan nasional.