Pegunungan Taif menyediakan ruang terbuka bagi pecinta hiking untuk menjelajahi pemandangan mulai dari pohon juniper kuno, tanaman aromatik, hingga formasi batuan di puncak-puncak tinggi Pegunungan Sarawat.
Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 8 Agustus 2026, topografi wilayah ini memberikan variasi aktivitas fisik, mulai dari pendakian puncak, berjalan di sepanjang lereng, hingga melintasi jalur sempit dan lembah.
Al-Shafa menjadi salah satu lokasi favorit karena kekayaan lingkungan yang mencakup pohon juniper, akasia, dan tanaman liar aromatik, serta jalur kuno alami yang digunakan penduduk selama bertahun-tahun.
Kegiatan hiking ini juga menjadi sarana mengenal budaya dan sejarah lokal melalui kunjungan ke desa-desa, pertanian terasering, bangunan batu, dan jalan kuno yang mencerminkan hubungan manusia dengan tanah.
Kelompok pejalan kaki juga mengunjungi Wadi Dhi Ghazal, Wadi Khamas, dan lokasi sekitarnya untuk melintasi berbagai jarak di antara aliran air dan lereng. Pemandu hiking, Kapten Adel Fairag, menyatakan kepada SPA bahwa Taif memiliki beragam pilihan rute bagi para praktisi.
Apa saja daya tarik alam yang ditemukan saat hiking di Taif? Wisatawan dapat menemukan pohon juniper kuno, pohon akasia, dan tanaman liar aromatik. Pemandangan mencakup formasi batuan di puncak tinggi Pegunungan Sarawat serta suasana berkabut dan berawan di wilayah Al-Shafa.
Lokasi mana saja yang sering dikunjungi oleh kelompok hiking? Al-Shafa merupakan salah satu titik favorit karena faktor lingkungan dan jalur kunonya. Selain itu, kelompok pejalan kaki juga menuju Wadi Dhi Ghazal dan Wadi Khamas untuk melintasi aliran air dan lereng.
Nilai budaya apa yang bisa dipelajari melalui kegiatan hiking di Taif? Peserta dapat mengenal sejarah lokal melalui bangunan batu, desa, dan pertanian terasering. Mereka juga bisa mempelajari arsitektur pegunungan yang menggunakan batu lokal serta metode pertanian penduduk setempat.