Thursday, September 24, 2026
Umum

Sekjen GCC Soroti Kerja Sama dengan ASEAN di New York

Sekjen GCC Soroti Kerja Sama dengan ASEAN di New York

New York menjadi lokasi Pertemuan Tingkat Menteri Bersama GCC-ASEAN yang berlangsung pada hari Rabu di sela-sela sesi ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA).

Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 24 September 2026, Sekretaris Jenderal Gulf Cooperation Council (GCC) Jasem Albudaiwi menyatakan bahwa pertemuan ini melanjutkan momentum dari KTT GCC-ASEAN di Riyadh tahun 2023 dan Kuala Lumpur tahun 2025.

Pertemuan tersebut dipimpin bersama oleh Menteri Luar Negeri Bahrain sekaligus Ketua sesi GCC Ministerial Council Dr. Abdullatif bin Rashid Al Zayani dan Menteri Luar Negeri Singapura Dr. Vivian Balakrishnan, dengan partisipasi menteri luar negeri negara anggota GCC dan ASEAN.

Albudaiwi menjelaskan bahwa Sekretariat Jenderal GCC dan ASEAN telah mengadakan sesi konsultatif untuk mengembangkan kerangka kerja bersama serta kelompok kerja khusus di bidang politik, keamanan, ekonomi, komersial, dan pembangunan.

Terkait perkembangan regional, Albudaiwi menyatakan bahwa sejak 28 Februari 2026, negara anggota GCC telah mengalami lebih dari 7.000 serangan rudal balistik dan drone yang diluncurkan oleh Iran dan proksinya terhadap infrastruktur sipil.

Kapan dan di mana pertemuan GCC-ASEAN berlangsung? Pertemuan Tingkat Menteri Bersama GCC-ASEAN diadakan pada hari Rabu di New York. Acara ini berlangsung di sela-sela sesi ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA) seperti dilaporkan SPA.

Siapa yang memimpin pertemuan tersebut? Pertemuan dipimpin bersama oleh Menteri Luar Negeri Bahrain Dr. Abdullatif bin Rashid Al Zayani dan Menteri Luar Negeri Singapura Dr. Vivian Balakrishnan. Pertemuan ini juga dihadiri oleh menteri luar negeri dari negara anggota GCC dan ASEAN.

Apa saja bidang kerja sama yang dikembangkan GCC dan ASEAN? Kedua pihak mengembangkan kerangka kerja bersama melalui kelompok kerja khusus. Bidang kerja sama tersebut mencakup jalur politik, keamanan, ekonomi, komersial, serta pembangunan.