Saturday, October 17, 2026
Berita KSA

Kuwait sambut pernyataan DK PBB soal serangan Houthi ke Saudi

Kuwait sambut pernyataan DK PBB soal serangan Houthi ke Saudi

Kuwait menyambut pernyataan presiden Dewan Keamanan PBB mengenai serangan berkelanjutan milisi Houthi terhadap Kerajaan Arab Saudi. Pernyataan itu mengecam serangan yang menyasar warga sipil, objek sipil, dan fasilitas vital, serta mengancam keamanan maritim di Laut Merah dan Selat Bab Al-Mandeb.

Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 17 Oktober 2026, Kementerian Luar Negeri Kuwait menyampaikan sikap resmi tersebut melalui sebuah pernyataan. Kuwait menyatakan dukungan terhadap posisi yang tertuang dalam pernyataan presiden Dewan Keamanan PBB itu.

Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Kuwait menekankan dukungan terhadap penegasan hak Arab Saudi untuk membela diri sesuai hukum internasional. Kuwait juga menyoroti perlunya pelaksanaan penuh Resolusi Dewan Keamanan PBB 2216 (2015).

Poin lain yang ditekankan adalah pencegahan agar senjata, pendanaan, dan bentuk dukungan militer lainnya tidak sampai ke milisi Houthi. Kuwait menegaskan solidaritas penuh dengan Arab Saudi dan dukungan tanpa henti bagi semua langkah yang diambil Kerajaan untuk menjaga kedaulatan serta melindungi keamanan dan stabilitasnya.

Kuwait menegaskan bahwa keamanan Arab Saudi merupakan bagian tak terpisahkan dari keamanan Kuwait dan negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC). Pernyataan itu disampaikan pada 17 Oktober 2026 dan dikutip kantor berita Saudi SPA.

Rilis tidak memuat rincian tambahan mengenai bentuk serangan terbaru, jumlah korban, atau lokasi spesifik yang terdampak.

Apa isi pernyataan presiden Dewan Keamanan PBB yang disambut Kuwait? Pernyataan itu mengecam serangan milisi Houthi terhadap Arab Saudi, termasuk serangan yang menyasar warga sipil, objek sipil, dan fasilitas vital. Pernyataan tersebut juga menyoroti ancaman terhadap keamanan maritim di Laut Merah dan Selat Bab Al-Mandeb. Kuwait menyatakan dukungan terhadap posisi yang tertuang dalam pernyataan itu, khususnya penegasan hak Arab Saudi membela diri sesuai hukum internasional dan perlunya pelaksanaan penuh Resolusi DK PBB 2216 (2015).

Mengapa Resolusi Dewan Keamanan PBB 2216 (2015) disebut dalam pernyataan Kuwait? Kuwait menekankan perlunya pelaksanaan penuh Resolusi Dewan Keamanan PBB 2216 (2015) sebagai bagian dari posisi yang didukungnya. Pernyataan Kuwait juga menyoroti pencegahan agar senjata, pendanaan, dan bentuk dukungan militer lainnya tidak sampai ke milisi Houthi. Kedua poin itu disebut berdampingan dengan penegasan hak Arab Saudi untuk membela diri sesuai hukum internasional dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri Kuwait yang dikutip SPA.

Bagaimana Kuwait menggambarkan hubungan keamanannya dengan Arab Saudi? Kuwait menegaskan solidaritas penuh dengan Arab Saudi dan dukungan tanpa henti bagi semua langkah yang diambil Kerajaan untuk menjaga kedaulatan serta melindungi keamanan dan stabilitasnya. Kuwait juga menyatakan bahwa keamanan Arab Saudi merupakan bagian tak terpisahkan dari keamanan Kuwait dan negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC). Pernyataan itu disampaikan Kementerian Luar Negeri Kuwait dan dikutip kantor berita Saudi SPA pada 17 Oktober 2026.

Ancaman maritim mana yang disebut dalam pernyataan presiden DK PBB? Pernyataan presiden Dewan Keamanan PBB menyoroti ancaman terhadap keamanan maritim di Laut Merah dan Selat Bab Al-Mandeb. Ancaman itu disebut dalam konteks serangan berkelanjutan milisi Houthi terhadap Arab Saudi. Kuwait menyambut pernyataan tersebut dan menyatakan dukungan terhadap posisi yang tertuang di dalamnya. Rilis SPA tidak memuat rincian tambahan mengenai bentuk serangan terbaru, jumlah korban, atau lokasi spesifik yang terdampak.