Jazan University dan National Energy Services Company (Tarshid) telah menyelesaikan proyek retrofit efisiensi energi yang mencakup berbagai gedung dan fasilitas universitas.
Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 7 Oktober 2026, Tarshid bertujuan meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi konsumsi energi di 80 gedung serta fasilitas universitas sesuai dengan standar internasional tertinggi dan praktik keberlanjutan terbaik.
CEO dan Anggota Dewan Tarshid, Waled bin Abdullah Al-Ghreri, menjelaskan bahwa perusahaan telah melakukan survei lokasi yang komprehensif dan penilaian teknis di seluruh fasilitas dalam lingkup proyek. Temuan dari penilaian tersebut menunjukkan adanya peluang untuk meningkatkan kinerja energi dan mengurangi konsumsi listrik di seluruh gedung dan fasilitas Jazan University. Apakah langkah penilaian teknis yang mendalam menjadi kunci utama dalam mengidentifikasi pemborosan energi di institusi pendidikan?
Proyek ini melibatkan implementasi 15 langkah efisiensi energi utama, yang mencakup pembaruan sistem kontrol, sistem pendingin udara (AC), dan sistem pencahayaan. Lingkup pekerjaan juga meliputi penggantian unit kontrol chiller, optimalisasi jadwal unit penanganan udara (air handling unit), serta pemasangan variable frequency drives (VFDs) untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi operasional. Bagaimana integrasi teknologi VFDs dapat mengubah efisiensi penggunaan daya pada mesin-mesin besar di universitas?
Selain itu, Tarshid merehabilitasi sistem pencahayaan dengan mengganti lampu konvensional menjadi solusi pencahayaan LED berkinerja tinggi yang hemat energi. Langkah ini dilengkapi dengan pemasangan sensor hunian dan detektor gerak pintar untuk memastikan energi hanya digunakan saat diperlukan. Mungkinkah penggunaan sensor pintar ini menjadi standar baru dalam pengelolaan gedung publik di masa depan?
Proyek ini menargetkan baseline konsumsi listrik tahunan sekitar 181 juta kilowatt-hour (kWh). Setelah penyelesaian pekerjaan retrofit, konsumsi listrik tahunan diperkirakan akan turun menjadi sekitar 135 juta kWh, yang mewakili target pengurangan sekitar 25%. Seberapa besar dampak pengurangan konsumsi listrik sebesar 46 juta kWh ini terhadap biaya operasional jangka panjang universitas?
Penghematan energi yang diantisipasi ini setara dengan mengonservasi lebih dari 70.000 barel setara minyak per tahun. Selain itu, dampak lingkungan dari proyek ini dianggap sebanding dengan menanam lebih dari 430.000 bibit pohon setiap tahun. Apakah konversi penghematan energi menjadi jumlah bibit pohon dapat meningkatkan kesadaran ekologis bagi mahasiswa dan staf pengajar?
Rilis tidak menyebutkan total biaya investasi proyek, jangka waktu pengerjaan dari awal hingga selesai, atau detail vendor spesifik yang menyediakan perangkat LED dan VFDs.
Berapa banyak gedung yang terlibat dalam proyek Tarshid di Jazan University? Proyek efisiensi energi ini mencakup 80 gedung dan fasilitas di Jazan University. Tujuannya adalah meningkatkan efisiensi energi sesuai standar internasional dan praktik keberlanjutan terbaik.
Apa saja langkah teknis yang diterapkan untuk mengurangi konsumsi energi? Tarshid menerapkan 15 langkah efisiensi energi, termasuk pembaruan sistem kontrol, AC, dan pencahayaan. Pekerjaan meliputi penggantian unit kontrol chiller, optimalisasi jadwal air handling unit, pemasangan VFDs, serta penggunaan lampu LED dan sensor gerak pintar.
Berapa target pengurangan konsumsi listrik tahunan dalam proyek ini? Konsumsi listrik tahunan yang awalnya sebesar 181 juta kWh ditargetkan turun menjadi sekitar 135 juta kWh. Hal ini mewakili pengurangan konsumsi energi sekitar 25%.