Sunday, November 1, 2026
Berita Perusahaan

Riyadh Air tambah dua penerbangan ke London Heathrow, layanan jadi sembilan kali sepekan

Riyadh Air tambah dua penerbangan ke London Heathrow, layanan jadi sembilan kali sepekan

Riyadh Air akan mengoperasikan dua penerbangan tambahan antara Riyadh dan London Heathrow, memperluas layanan antara kedua kota menjadi sembilan kali sepekan dari layanan harian saat ini. Tambahan penerbangan pulang-pergi itu direncanakan pada Senin dan Rabu, dengan penerbangan siang hari dari Riyadh ke London yang diikuti keberangkatan malam hari kembali ke Riyadh, dan dijadwalkan mulai 2 November.

Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 1 Oktober 2026, Riyadh Air merupakan maskapai nasional Arab Saudi. Pengumuman ini menandai perluasan layanan maskapai tersebut di rute Riyadh–London Heathrow setelah peluncuran perdananya ke bandara itu pada 10 Juni 2026.

Maskapai kini mengoperasikan delapan pesawat ke 14 destinasi di Eropa, Timur Tengah, dan Asia. Riyadh Air menargetkan hampir 30 destinasi dalam penjualan tiket hingga akhir 2026.

CEO Riyadh Air Tony Douglas mengatakan bahwa sejak meluncurkan layanan London empat bulan lalu, maskapai terus membangun kehadirannya di Inggris dengan membuka penerbangan ke Manchester dan kini menambah dua penerbangan pulang-pergi tambahan ke Heathrow. Menurutnya, penerbangan tambahan itu membantu memenuhi permintaan yang tumbuh di rute penting ini sekaligus memberi tamu lebih banyak pilihan dan fleksibilitas serta memperkuat koneksi antara Riyadh dan London.

Jadwal yang diperluas disebut akan memberi tamu lebih banyak opsi perjalanan antara kedua kota, termasuk perjalanan bisnis, liburan singkat, dan akhir pekan panjang. Layanan harian yang ada menjadi dasar perluasan ini, sehingga frekuensi mingguan naik dari tujuh menjadi sembilan kali.

Penerbangan tambahan pada Senin dan Wednes​​day memiliki pola yang sama: keberangkatan siang dari Riyadh menuju London, lalu penerbangan malam dari London kembali ke Riyadh. Pola ini memberi penumpang pilihan waktu yang berbeda dibandingkan layanan harian yang sudah berjalan.

Riyadh Air menyebut perluasan ini sebagai kelanjutan dari pembangunan kehadirannya di Inggris. Sebelumnya maskapai membuka penerbangan ke Manchester, dan kini menambah frekuensi ke Heathrow. Dengan delapan pesawat yang beroperasi ke 14 destinasi, maskapai memperluas jangkauan di tiga kawasan sekaligus.

Target hampir 30 destinasi dalam penjualan tiket hingga akhir 2026 menunjukkan arah pertumbuhan maskapai. Namun rilis tidak menyebut jenis pesawat yang digunakan untuk penerbangan tambahan, jumlah kursi yang tersedia, harga tiket, atau apakah rute ini akan terus ditambah frekuensinya setelah November.

Rilis juga tidak merinci bagaimana tambahan frekuensi ini memengaruhi koneksi lanjutan dari Heathrow ke destinasi lain, atau apakah ada kerja sama dengan maskapai lain di bandara tersebut. Informasi mengenai jam keberangkatan pasti, nomor penerbangan, dan ketersediaan kursi juga tidak disertakan.

Dengan layanan menjadi sembilan kali sepekan, Riyadh Air menambah kapasitas di rute Riyadh–London Heathrow. Langkah ini diumumkan sekitar empat bulan setelah penerbangan perdana ke Heathrow dan menjelang dimulainya penerbangan tambahan pada 2 November.

Apakah penambahan frekuensi ini akan cukup memenuhi permintaan yang disebut terus tumbuh di rute tersebut? Bagaimana pola penerbangan siang dan malam memengaruhi pilihan penumpang bisnis dan wisatawan? Apakah target hampir 30 destinasi hingga akhir 2026 akan tercapai dengan delapan pesawat yang ada saat ini? Seberapa besar peran rute London dalam strategi jaringan maskapai nasional ini? Apakah pembukaan rute Manchester dan penambahan frekuensi ke Heathrow menjadi pola yang akan diulang di kota-kota lain? Bagaimana penumpang menilai pilihan jadwal baru pada Senin dan Rabu? Apakah kerja sama dengan mitra di Heathrow akan menjadi langkah berikutnya?

Riyadh Air memulai layanan ke London Heathrow pada 10 Juni 2026. Sejak itu, maskapai memperluas jaringan ke 14 destinasi di Eropa, Timur Tengah, dan Asia dengan delapan pesawat. Pengumuman penambahan dua penerbangan mingguan ini disampaikan pada 1 Oktober 2026, dengan jadwal mulai 2 November.

Rilis SPA tidak menyebut nilai investasi, jumlah penumpang yang telah dilayani, tingkat keterisian kursi, atau rincian armada yang dialokasikan untuk rute ini. Tidak ada pula keterangan mengenai rencana penambahan frekuensi lebih lanjut setelah November atau destinasi baru yang akan dibuka dalam waktu dekat.

Berapa frekuensi layanan Riyadh Air ke London Heathrow setelah penambahan ini? Riyadh Air menambah dua penerbangan pulang-pergi sehingga layanan Riyadh–London Heathrow menjadi sembilan kali sepekan dari sebelumnya harian atau tujuh kali sepekan. Penerbangan tambahan dijadwalkan pada Senin dan Rabu, dengan keberangkatan siang dari Riyadh ke London lalu penerbangan malam kembali ke Riyadh. Jadwal baru ini direncanakan mulai 2 November, seperti dilaporkan SPA pada 1 Oktober 2026.

Kapan penerbangan tambahan itu mulai beroperasi dan bagaimana pola jadwalnya? Penerbangan tambahan dijadwalkan mulai 2 November. Polanya adalah penerbangan siang hari dari Riyadh menuju London, diikuti keberangkatan malam hari dari London kembali ke Riyadh. Tambahan ini berlaku pada Senin dan Rabu. Rilis tidak menyebut jam keberangkatan pasti, nomor penerbangan, atau jenis pesawat yang digunakan untuk layanan tambahan tersebut.

Apa yang dikatakan CEO Riyadh Air tentang perluasan ini? CEO Riyadh Air Tony Douglas mengatakan bahwa sejak meluncurkan layanan London empat bulan lalu, maskapai terus membangun kehadirannya di Inggris dengan membuka penerbangan ke Manchester dan kini menambah dua penerbangan pulang-pergi ke Heathrow. Menurutnya, tambahan itu membantu memenuhi permintaan yang tumbuh di rute penting ini, memberi tamu lebih banyak pilihan dan fleksibilitas, serta memperkuat koneksi Riyadh dan London.

Bagaimana posisi jaringan Riyadh Air saat ini? Riyadh Air kini mengoperasikan delapan pesawat ke 14 destinasi di Eropa, Timur Tengah, dan Asia. Maskapai menargetkan hampir 30 destinasi dalam penjualan tiket hingga akhir 2026. Layanan ke London Heathrow dimulai pada 10 Juni 2026, dan perluasan ke Manchester disebut sebagai bagian dari pembangunan kehadiran maskapai di Inggris sebelum penambahan frekuensi ke Heathrow.

Siapa yang akan diuntungkan dari jadwal yang diperluas ini? Rilis menyebut jadwal yang diperluas memberi tamu lebih banyak opsi perjalanan antara Riyadh dan London, termasuk perjalanan bisnis, liburan singkat, dan akhir pekan panjang. Penumpang mendapat pilihan waktu berbeda dibandingkan layanan harian yang sudah ada. Namun rilis tidak merinci jumlah kursi, harga tiket, atau tingkat keterisian penumpang pada rute tersebut.

Apakah ada informasi lain yang tidak disebutkan dalam pengumuman ini? Rilis tidak menyebut nilai investasi, jumlah penumpang yang telah dilayani, tingkat keterisian kursi, atau rincian armada yang dialokasikan untuk rute ini. Tidak ada pula keterangan mengenai rencana penambahan frekuensi lebih lanjut setelah November, kerja sama dengan maskapai lain di Heathrow, atau destinasi baru yang akan dibuka dalam waktu dekat.