Provinsi Al-Jouf mencatat produksi tahunan berbagai varietas buah ara yang melebihi 880 ton.
Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 13 Agustus 2026, hasil produksi ini didukung oleh tanah yang subur dan sumber air berkualitas di wilayah tersebut. Penanaman buah ara telah tersebar di banyak pertanian di provinsi tersebut.
Keberhasilan ini didorong oleh upaya petani dalam meningkatkan metode budidaya, manajemen tanaman, dan kualitas produk. Proses manajemen dimulai dari pemilihan varietas yang tepat, irigasi, pemupukan, serta pemantauan pohon secara berkelanjutan hingga waktu panen yang optimal.
Kondisi lingkungan pertanian yang sesuai menjadikan penanaman buah ara sebagai salah satu komoditas dengan potensi pengembangan tertinggi di Al-Jouf. Rilis tidak menyebutkan jumlah total petani atau luas lahan yang digunakan.