Wednesday, September 9, 2026
Berita KSA

NCVC dan Morooj tanda tangani kontrak proyek hutan SAR40 juta

NCVC dan Morooj tanda tangani kontrak proyek hutan SAR40 juta

Kontrak proyek manajemen hutan berkelanjutan senilai SAR40 juta telah ditandatangani antara National Center for Vegetation Cover Development and Combating Desertification (NCVC) dan Morooj National Foundation.

Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 13 Agustus 2026, penandatanganan tersebut diawasi oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian Eng. Mansour Hilal Al Mushaiti.

Proyek ini merupakan inisiatif nasional pertama untuk meningkatkan keberlanjutan hutan serta menjaga nilai lingkungan, ekonomi, dan sosial, sekaligus memperkuat peran sektor non-profit dalam tujuan lingkungan nasional.

Rencana proyek dimulai dengan pemilihan lokasi hutan menggunakan Geographic Information Systems (GIS) dan remote sensing (RS) untuk menganalisis topografi, indikator degradasi lingkungan, dan faktor iklim.

Manajemen hutan berkelanjutan ini mencakup enam jalur terintegrasi: peningkatan kesehatan hutan, pencegahan kebakaran hutan dan restorasi area terdampak, rehabilitasi hutan terdegradasi, pelibatan pemangku kepentingan dan promosi investasi, penguatan pemantauan hutan, serta penilaian tantangan dan risiko.

Rilis tidak menyebutkan lokasi spesifik hutan yang dipilih atau jangka waktu pelaksanaan proyek.

Berapa nilai kontrak proyek keberlanjutan hutan ini? Nilai kontrak proyek manajemen hutan berkelanjutan antara National Center for Vegetation Cover Development and Combating Desertification (NCVC) dan Morooj National Foundation adalah SAR40 juta. Proyek ini diawasi oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian Eng. Mansour Hilal Al Mushaiti.

Teknologi apa yang digunakan dalam pemilihan lokasi hutan? Pemilihan lokasi hutan dilakukan untuk menilai karakteristik lingkungan, spasial, dan ekonomi menggunakan Geographic Information Systems (GIS) dan remote sensing (RS). Teknologi ini memungkinkan analisis terhadap topografi, faktor iklim, dan indikator degradasi lingkungan.

Apa saja jalur manajemen hutan yang diterapkan dalam proyek ini? Proyek ini mencakup enam jalur terintegrasi: peningkatan kesehatan hutan, pencegahan kebakaran hutan dan restorasi area terdampak, rehabilitasi hutan terdegradasi, pelibatan pemangku kepentingan dan promosi investasi, penguatan pemantauan hutan, serta penilaian tantangan dan risiko.