Terminal Haji Barat di Jeddah menjadi lokasi penyelenggaraan Islamic Arts Biennale edisi kedua dengan tema “And All That Is In Between” yang menawarkan platform pembelajaran, riset, dan eksplorasi bagi pengunjung.
Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 4 Maret 2025, salah satu fokus pameran adalah buku teks kuno Elements karya Euclid dari abad ke-3 SM. Karya ini diakui sebagai salah satu referensi matematika tertua dan paling berpengaruh dalam sejarah sains yang mencakup prinsip geometri, proporsi, dan perhitungan volume berbagai bentuk.
Pameran juga menampilkan kontribusi sarjana Muslim Nasir Al-Din Al-Tusi yang menyusun edisi revisi berjudul “The Recension of Euclid’s Elements”. Al-Tusi menyusun ulang dan memperbaiki beberapa kesalahan yang ditemukan pada salinan Euclid versi selanjutnya.
Karya Al-Tusi menekankan prinsip dasar geometri Euclidean seperti titik, garis, sudut, dan area, serta metode geometri untuk bidang arsitektur dan astronomi. Rilis tidak menyebutkan jumlah pengunjung atau durasi penyelenggaraan acara.
Apa tema Islamic Arts Biennale edisi kedua? Tema yang diusung adalah “And All That Is In Between”. Acara ini berlangsung di Terminal Haji Barat di Jeddah dan berfungsi sebagai platform untuk pembelajaran, riset, serta eksplorasi bagi para pengunjung.
Apa itu buku Elements karya Euclid? Elements adalah buku teks kuno dari abad ke-3 SM yang ditulis oleh Euclid. Karya ini merupakan salah satu referensi matematika tertua yang membahas prinsip geometri, proporsi, dan perhitungan volume berbagai bentuk.
Apa kontribusi Nasir Al-Din Al-Tusi terhadap karya Euclid? Nasir Al-Din Al-Tusi menulis edisi revisi berjudul “The Recension of Euclid’s Elements”. Ia menyusun ulang dan memperbaiki berbagai kesalahan yang terdapat pada salinan karya Euclid versi selanjutnya.