Makkah menjadi lokasi berkumpulnya peserta dari seluruh dunia untuk mengikuti babak final Kompetisi Internasional King Abdulaziz ke-46 dalam menghafal, membaca, dan menafsirkan Al-Quran.
Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 9 Agustus 2026, acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Urusan Islam, Dakwah dan Bimbingan.
Peserta mencakup Ibrahim Mohammed Saeed dari Mauritania yang mendalami ilmu qiraat dan teks khusus setelah menghafal Al-Quran. Elias Al-Qurashi dari Belgia menyatakan rasa bangga dapat membaca Al-Quran di tempat wahyu diturunkan.
Anil Roman Mandoldo dari Argentina menjadi peserta termuda tahun ini pada usia tujuh tahun. Ia mengungkapkan rasa bangganya bergabung dengan para penghafal Al-Quran dari berbagai negara di samping Kaabah.
Rilis tidak menyebutkan jumlah total peserta, daftar pemenang, atau hadiah kompetisi.
Siapa penyelenggara Kompetisi Internasional King Abdulaziz ke-46? Kompetisi internasional untuk menghafal, membaca, dan menafsirkan Al-Quran ini diselenggarakan oleh Kementerian Urusan Islam, Dakwah dan Bimbingan. Acara ini berlangsung di Makkah dan diikuti oleh peserta dari berbagai negara.
Siapa peserta termuda dalam kompetisi tahun ini? Peserta termuda adalah Anil Roman Mandoldo dari Argentina yang berusia tujuh tahun. Ia menyatakan bahwa berpartisipasi dalam kompetisi internasional di samping Kaabah akan menjadi kenangan abadi baginya.
Bagaimana latar belakang peserta Ibrahim Mohammed Saeed? Ibrahim Mohammed Saeed berasal dari Mauritania. Perjalanannya tidak berhenti pada hafalan Al-Quran, tetapi berlanjut ke studi tingkat lanjut dalam ilmu qiraat dan menghafal teks-teks khusus.