Sebanyak 47 proyek survei dan pemetaan udara telah dilaksanakan sejak 1970, yang berkontribusi pada pembentukan basis data geospasial seluas lebih dari 771.172 kilometer persegi.
Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 13 Agustus 2026, Kementerian Kota dan Perumahan mengungkapkan bahwa proyek-proyek tersebut mendukung perencanaan kota dan menyediakan citra udara historis serta modern di seluruh Kerajaan.
Data tersebut mendokumentasikan perjalanan 56 tahun pengembangan survei udara, mulai dari citra film analog, fotografi hitam-putih, fotografi warna, hingga fotografi digital resolusi tinggi yang menghasilkan peta kadastral digital.
Kementerian menyatakan upaya berkelanjutan untuk mengembangkan sistem pemetaan topografi dan kadastral guna meningkatkan integrasi informasi spasial serta efisiensi perencanaan kota untuk mendukung inisiatif pembangunan. Rilis tidak menyebutkan biaya total proyek atau jumlah personel yang terlibat.
Berapa luas area yang tercakup dalam basis data geospasial? Basis data geospasial yang dibentuk melalui 47 proyek survei dan pemetaan udara sejak 1970 mencakup area lebih dari 771.172 kilometer persegi. Proyek ini mendukung perencanaan kota dan pengambilan keputusan di seluruh Kerajaan.
Bagaimana perkembangan teknologi survei udara yang digunakan? Teknologi berkembang selama 56 tahun mulai dari citra film analog, fotografi hitam-putih, dan fotografi warna. Proses ini berlanjut hingga penggunaan fotografi digital resolusi tinggi yang menghasilkan peta kadastral digital.
Apa tujuan dari pengembangan sistem pemetaan ini? Kementerian bertujuan meningkatkan integrasi informasi spasial dan efisiensi perencanaan kota. Hal ini dilakukan untuk mendukung implementasi inisiatif pembangunan sesuai tujuan pembangunan perkotaan berkelanjutan dan kualitas hidup.