Saturday, September 19, 2026
Umum

Menteri Budaya: Forum Etika AI UNESCO Tunjukkan Posisi Global Arab Saudi

Menteri Budaya: Forum Etika AI UNESCO Tunjukkan Posisi Global Arab Saudi

Riyadh menjadi tuan rumah Global Forum on the Ethics of Artificial Intelligence (GFEAI 2026) keempat yang diselenggarakan oleh UNESCO.

Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 9 Agustus 2026, Menteri Budaya sekaligus Ketua Komisi Nasional Arab Saudi untuk Pendidikan, Kebudayaan, dan Sains, Pangeran Bader bin Abdullah bin Farhan, menyatakan bahwa acara ini mencerminkan posisi maju Kerajaan di panggung internasional dalam mendukung dialog global mengenai teknologi baru.

Pangeran Bader menyebut kemitraan antara Saudi Data and AI Authority (SDAIA), UNESCO, dan International Center for AI Research and Ethics (ICAIRE) sebagai model integrasi internasional dalam mengembangkan kebijakan dan praktik etika AI. Kemitraan ini bertujuan mendorong pertukaran keahlian dan peningkatan kapasitas antarnegara.

GFEAI 2026 akan menjadi platform global bagi pembuat kebijakan, pakar, dan peneliti untuk bertukar pandangan serta mengembangkan solusi praktis bagi prinsip tata kelola AI. Hal ini sejalan dengan tujuan Saudi Vision 2030 untuk membangun masa depan digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Rilis tidak menyebutkan jumlah peserta atau daftar negara yang hadir.

Apa tujuan penyelenggaraan GFEAI 2026 di Riyadh? Forum ini bertujuan menyediakan platform global bagi pembuat kebijakan, pakar, dan peneliti untuk bertukar pandangan. Tujuannya adalah mengembangkan solusi praktis yang berkontribusi pada penetapan prinsip tata kelola AI yang sehat.

Lembaga mana saja yang terlibat dalam kemitraan etika AI ini? Kemitraan ini melibatkan Saudi Data and AI Authority (SDAIA), UNESCO, dan International Center for AI Research and Ethics (ICAIRE). Kerja sama ini menjadi model integrasi internasional dalam mengembangkan kebijakan dan praktik terkait etika AI.

Bagaimana peran Komisi Nasional Arab Saudi untuk Pendidikan, Kebudayaan, dan Sains? Komisi tersebut berkomitmen mendukung inisiatif nasional yang memperkuat kehadiran Arab Saudi di organisasi internasional. Mereka juga mendorong kerja sama dengan UNESCO dalam berbagai bidang prioritas.