Saturday, September 26, 2026
Umum

Parlemen Arab Kecam Eskalasi dan Kejahatan Israel di Gaza dan Tepi Barat

Parlemen Arab Kecam Eskalasi dan Kejahatan Israel di Gaza dan Tepi Barat

Presiden Parlemen Arab Mohamed Al-Yamahi mengecam keras kejahatan brutal dan pembantaian berdarah yang terus dilakukan pendudukan Israel terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem.

Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 5 Agustus 2026, Al-Yamahi dalam pernyataannya pada hari Rabu mengutuk penargetan rumah sakit, fasilitas kesehatan, rumah, serta tenda pengungsian yang menyebabkan puluhan warga sipil tewas dan luka-luka.

Al-Yamahi menyatakan bahwa tindakan terhadap rakyat Palestina bukan lagi sekadar pelanggaran atau penyalahgunaan, melainkan terorisme terorganisir, kejahatan perang, dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan di hadapan dunia.

Ia juga mengkritik sikap diam dan ketidakaktifan internasional yang tidak dapat dibenarkan karena mendorong entitas pendudukan untuk melanjutkan kejahatan serta memperluas kebijakan agresifnya. Rilis tidak menyebutkan jumlah korban secara spesifik.

Apa yang dikutuk oleh Presiden Parlemen Arab? Presiden Parlemen Arab Mohamed Al-Yamahi mengutuk kejahatan brutal dan pembantaian berdarah pendudukan Israel terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem. Ia secara khusus mengecam penargetan rumah sakit, fasilitas kesehatan, rumah, serta tenda pengungsian yang menyebabkan puluhan warga sipil tewas dan luka-luka.

Bagaimana Al-Yamahi mendeskripsikan tindakan Israel? Al-Yamahi menyatakan bahwa tindakan terhadap rakyat Palestina bukan lagi sekadar pelanggaran atau penyalahgunaan. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan terorisme terorganisir, kejahatan perang, dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan di hadapan dunia.

Apa kritik Al-Yamahi terhadap komunitas internasional? Al-Yamahi mengkritik ketidakaktifan dan sikap diam internasional yang dianggap tidak dapat dibenarkan. Menurutnya, sikap tersebut mendorong entitas pendudukan untuk terus melanjutkan kejahatan dan memperluas kebijakan agresif mereka terhadap rakyat Palestina.