Wednesday, September 16, 2026
Umum

Sekjen Liga Arab: Penolakan Israel terhadap Rencana Damai Abaikan Kehendak Internasional

Sekjen Liga Arab: Penolakan Israel terhadap Rencana Damai Abaikan Kehendak Internasional

Kairo menjadi lokasi pernyataan Sekretaris Jenderal Liga Arab Nabil Fahmy yang menyebut penolakan Perdana Menteri Israel terhadap peta jalan 15 poin untuk implementasi rencana damai komprehensif di Gaza menunjukkan pengabaian eksplisit terhadap kehendak internasional dan fondasi proses perdamaian.

Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 10 Agustus 2026, Fahmy menyatakan bahwa penegasan Perdana Menteri Israel agar tidak ada negara Palestina yang didirikan di Jalur Gaza atau Tepi Barat secara langsung merusak prospek penyelesaian damai dan perdamaian yang adil serta komprehensif.

Fahmy menekankan bahwa pelanggaran gencatan senjata oleh Israel, termasuk serangan terhadap warga sipil dan fasilitas medis di Jalur Gaza, merupakan pelanggaran nyata terhadap kewajiban yang ada dan resolusi PBB. Ia menyambut baik posisi menteri luar negeri dari delapan negara Arab dan Islam dalam pernyataan 6 Agustus terkait pelanggaran tersebut.

Sekjen Liga Arab menyerukan implementasi penuh rencana damai komprehensif dan penyelesaian proses yang ditetapkan oleh KTT Perdamaian Sharm El-Sheikh pada Oktober 2025. Ia memperingatkan bahwa upaya Israel memaksakan realitas baru di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki bertujuan memperkuat pendudukan dan memperluas kontrol atas wilayah Palestina.

Fahmy meminta Presiden AS Donald Trump dan komunitas internasional bertanggung jawab memastikan implementasi rencana damai sesuai Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 tahun 2025, serta menekan pemerintah Israel untuk mengakhiri pelanggaran. Rilis tidak merinci daftar delapan negara Arab dan Islam yang disebutkan.

Apa kritik utama Nabil Fahmy terhadap Israel? Nabil Fahmy menyatakan bahwa penolakan Perdana Menteri Israel terhadap peta jalan 15 poin untuk rencana damai komprehensif di Gaza menunjukkan pengabaian terhadap kehendak internasional. Ia juga menilai penolakan pembentukan negara Palestina di Gaza dan Tepi Barat merusak prospek penyelesaian damai.

Apa saja pelanggaran yang disebutkan oleh Sekjen Liga Arab? Fahmy menekankan adanya pelanggaran gencatan senjata oleh Israel yang mencakup serangan terhadap warga sipil dan fasilitas medis di Jalur Gaza. Tindakan ini disebut sebagai pelanggaran nyata terhadap kewajiban yang ada serta resolusi PBB.

Apa seruan Nabil Fahmy kepada komunitas internasional? Ia menyerukan Presiden AS Donald Trump dan komunitas internasional untuk memastikan implementasi rencana damai sesuai Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 tahun 2025. Ia juga meminta adanya tekanan kepada pemerintah Israel agar mengakhiri pelanggaran dan memenuhi kewajibannya.