Thursday, September 17, 2026
Berita KSA

Duta Besar China Puji Peran Global AI Arab Saudi di Forum UNESCO Riyadh

Duta Besar China Puji Peran Global AI Arab Saudi di Forum UNESCO Riyadh

Duta Besar China untuk Arab Saudi Chang Hua memuji komitmen Kerajaan dalam memajukan kecerdasan buatan (AI) dan mendorong kerja sama internasional di Riyadh.

Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 16 September 2026, Chang Hua menyampaikan hal tersebut di sela-sela Forum Global UNESCO keempat tentang Etika Kecerdasan Buatan. Ia mencatat bahwa upaya tersebut selaras dengan Saudi Vision 2030 dan berkontribusi pada pengembangan AI global.

Forum ini diselenggarakan oleh Saudi Data and AI Authority (SDAIA) bekerja sama dengan UNESCO dan International Center for AI Research and Ethics (ICAIRE). Chang Hua menegaskan keterlibatan kuat China dalam forum ini sebagai platform multilateral untuk dialog, pertukaran kebijakan etika, dan konsensus tata kelola global.

Duta Besar tersebut menekankan pentingnya pengembangan AI yang berpusat pada manusia dengan menyeimbangkan peluang teknologi, keamanan, keselamatan, dan akuntabilitas etika. Ia menguraikan empat pilar pendekatan China: mempromosikan keterbukaan dan inovasi, memastikan keamanan dan kontrol teknologi, mendorong inklusivitas lintas peradaban, serta memperkuat kerangka tata kelola multilateral.

Chang Hua juga menyoroti prospek kerja sama antara Arab Saudi dan China dalam bidang AI, ekonomi digital, transfer teknologi, pertukaran bakat, dan tata kelola. Rilis tidak menyebutkan detail proyek spesifik atau nilai investasi kerja sama tersebut.

Siapa penyelenggara Forum Global UNESCO tentang Etika AI? Forum ini diselenggarakan oleh Saudi Data and AI Authority (SDAIA) yang bekerja sama dengan UNESCO dan International Center for AI Research and Ethics (ICAIRE). Acara ini menjadi platform multilateral untuk dialog dan pertukaran kebijakan etika AI global.

Apa saja empat pilar pendekatan China dalam tata kelola AI? Pendekatan China mencakup promosi keterbukaan dan inovasi, penjaminan keamanan dan kontrol teknologi, penguatan inklusivitas lintas peradaban, serta penguatan kerangka tata kelola multilateral. Hal ini disampaikan Duta Besar Chang Hua dalam forum di Riyadh.

Apa bidang kerja sama yang berpotensi dikembangkan antara Arab Saudi dan China? Terdapat prospek kerja sama yang luas dalam bidang AI, ekonomi digital, transfer teknologi, pertukaran bakat, dan tata kelola. Kerja sama ini bertujuan memperkuat kemitraan strategis komprehensif antara kedua negara.

Apa pesan Duta Besar China terkait pengembangan AI? Chang Hua menekankan perlunya pengembangan AI yang berpusat pada manusia untuk menyeimbangkan peluang teknologi dengan keamanan, keselamatan, dan akuntabilitas etika. Ia juga mendorong perluasan kolaborasi global untuk membangun kapasitas teknis di Global South.