Wednesday, September 9, 2026
Sosial

Tamu Program Umrah dan Kunjungan Puji Pelayanan Arab Saudi

Tamu Program Umrah dan Kunjungan Puji Pelayanan Arab Saudi

Sebanyak 250 pria dan wanita dari 23 negara di Eropa dan Asia menjadi peserta gelombang kedua Program Umrah dan Kunjungan Pelayan Dua Kota Suci.

Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 12 Agustus 2026, para tamu menyampaikan apresiasi atas penerimaan hangat, perawatan, dan berbagai layanan yang diberikan sejak tiba di Arab Saudi hingga menyelesaikan ritual umrah di Makkah.

Program ini dilaksanakan oleh Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan. Peserta seperti Selima Powell dari Inggris mengungkapkan bahwa beribadah di Masjidil Haram menunjukkan makna persaudaraan dan kesetaraan Islam, sementara Clayton Mali dari Albania menggambarkan suasana sakral saat pertama kali melihat Ka’bah.

Artay Kerimov dari Bulgaria memuji organisasi program yang mencakup layanan penerimaan, transportasi, akomodasi, serta bimbingan agama di Masjidil Haram yang memungkinkan peserta fokus beribadah dengan tenang.

Para tamu menyampaikan terima kasih kepada Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, Putra Mahkota dan Perdana Menteri Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud, serta Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Sheikh Abdul Latif bin Abdulaziz Al-Sheikh atas koordinasi sumber daya dan fasilitas kunjungan budaya serta akademik. Rilis tidak menyebutkan durasi total program atau daftar lengkap 23 negara peserta.

Siapa saja peserta Program Umrah dan Kunjungan gelombang kedua ini? Peserta terdiri dari 250 pria dan wanita yang berasal dari 23 negara di wilayah Eropa dan Asia. Mereka melakukan ritual umrah di Makkah dan mengunjungi Masjidil Haram sebagai bagian dari program tersebut.

Lembaga mana yang bertanggung jawab atas pelaksanaan program ini? Program ini dilaksanakan oleh Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan. Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Sheikh Abdul Latif bin Abdulaziz Al-Sheikh bertindak sebagai Direktur Program Umrah, Umrah, dan Kunjungan Pelayan Dua Kota Suci.

Layanan apa saja yang diapresiasi oleh para tamu program? Para tamu memuji layanan menyeluruh yang mencakup penerimaan, transportasi, dan akomodasi. Selain itu, mereka mengapresiasi bimbingan agama di Masjidil Haram serta pengaturan kunjungan budaya dan akademik.