Pantai Shuaybah menjadi tujuan utama bagi pemuda Makkah untuk mempraktikkan olahraga air kitesurfing atau selancar layang yang menggabungkan tantangan fisik dan petualangan.
Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 10 Agustus 2026, olahraga ini semakin populer di kalangan pencari tantangan karena menawarkan pengalaman yang memadukan kegembiraan, kebugaran fisik, dan keterampilan dalam mengelola pergerakan angin serta air.
Kitesurfing menggunakan layang-layang besar yang terhubung kepada atlet melalui tali dan sistem kontrol, sementara praktisinya berdiri di atas papan khusus untuk meluncur di atas permukaan air. Olahraga ini mengandalkan kekuatan angin untuk bergerak, menambah kecepatan, serta melakukan manuver dan lompatan, sehingga membutuhkan keseimbangan, konsentrasi, dan kemampuan membaca arah angin.
Pemuda Makkah memilih pantai Shuaybah sebagai destinasi akhir pekan karena lokasinya yang dekat dengan kota suci dan karakteristik pesisirnya yang terbuka. Para praktisi biasanya memulai dengan memantau kecepatan angin, arah angin, dan kondisi laut sebelum menyiapkan papan serta layang-layang mereka.
Rilis tidak menyebutkan jumlah praktisi aktif atau ketersediaan instruktur resmi di lokasi tersebut.
Apa itu olahraga kitesurfing? Kitesurfing adalah olahraga air yang menggunakan layang-layang besar sebagai layar yang terhubung kepada atlet melalui tali dan sistem kontrol. Praktisinya berdiri di atas papan khusus untuk meluncur di permukaan air dengan memanfaatkan kekuatan angin untuk bergerak, menambah kecepatan, serta melakukan manuver dan lompatan.
Mengapa pantai Shuaybah dipilih oleh pemuda Makkah? Pantai Shuaybah dipilih karena lokasinya yang dekat dengan kota Makkah dan memiliki alam pesisir yang terbuka. Wilayah ini telah dikenal selama bertahun-tahun sebagai salah satu destinasi bagi pemuda Makkah untuk melakukan aktivitas laut dan menikmati suasana pantai.
Keterampilan apa yang dibutuhkan dalam kitesurfing? Olahraga ini membutuhkan tingkat kebugaran fisik yang baik, koordinasi gerak, serta keseimbangan dan konsentrasi. Selain itu, praktisi harus memiliki kemampuan untuk membaca arah angin dan menangani berbagai kondisi laut yang berbeda.