Dua balapan dalam kalender Riyadh Racing Season resmi naik peringkat internasional setelah keputusan Sidang Umum ke-29 International Federation of Arabian Horse Racing Authorities (IFAHR) di Paris, Prancis. Imam Turki bin Abdullah Sword naik dari Group 3 ke Group 2, sementara Princess Noura bint Abdulrahman bin Faisal Cup naik dari status Listed ke Group 3.
Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 4 Oktober 2026, CEO Jockey Club of Saudi Arabia Pangeran Salman bin Abdullah bin Salman bin Mohammed Al Saud menghadiri sidang tersebut bersama tim eksekutif klub pada Sabtu.
Sidang Umum IFAHR membahas sejumlah topik terkait balap kuda Arab, termasuk cara memperkuat kerja sama dan koordinasi antarnegara dan organisasi anggota serta mengembangkan olahraga ini dan kehadiran internasionalnya.
Juru bicara Jockey Club of Saudi Arabia Faisal Al-Atawi mengatakan, “Peningkatan internasional dua balapan ini menandai perkembangan penting bagi balap kuda Arab di Arab Saudi dan mencerminkan standar organisasi dan teknisnya yang maju, sekaligus meningkatkan daya saing musim ini dan memperkuat kehadiran global balap kuda Arab di Arab Saudi.”
Dua balapan naik kelas di panggung internasional
Keputusan IFAHR menyentuh langsung dua nama besar dalam kalender Riyadh Racing Season. Imam Turki bin Abdullah Sword kini berstatus Group 2, satu tingkat di atas posisi sebelumnya sebagai Group 3. Princess Noura bint Abdulrahman bin Faisal Cup melangkah dari status Listed ke Group 3.
Bagi pengikut balap kuda Arab, apa arti kenaikan satu tingkat dalam klasifikasi grup? Dalam struktur balap internasional, perpindahan dari Listed ke Group 3 dan dari Group 3 ke Group 2 mengubah bobot sebuah perlombaan di mata penyelenggara, pemilik kuda, dan pelatih di berbagai negara. Klasifikasi yang lebih tinggi menempatkan sebuah balapan pada level yang lebih diperhitungkan dalam penyusunan kalender dan penilaian performa kuda.
Kenaikan status ini diputuskan dalam forum yang mempertemukan otoritas balap kuda Arab dari berbagai negara. IFAHR sendiri merupakan federasi yang menaungi otoritas balap kuda Arab, dan Sidang Umumnya menjadi tempat anggota membahas arah pengembangan olahraga ini.
Dalam sidang ke-29 itu, menurut SPA, peserta membahas cara memperkuat kerja sama dan koordinasi antarnegara dan organisasi anggota. Pembahasan juga menyangkut upaya mengembangkan olahraga balap kuda Arab dan memperluas kehadiran internasionalnya.
Kehadiran Pangeran Salman bin Abdullah bin Salman bin Mohammed Al Saud bersama tim eksekutif klub menunjukkan keterlibatan langsung Jockey Club of Saudi Arabia dalam forum tersebut. Namun, mengapa kehadiran CEO klub dalam sidang federasi internasional penting bagi sebuah negara dengan kalender balap yang terus dibangun? Forum semacam ini menjadi ruang di mana keputusan klasifikasi perlombaan diambil, dan kehadiran langsung memberi kesempatan bagi anggota untuk menyuarakan kepentingan kalendernya.
Dua balapan yang naik kelas merupakan bagian dari Riyadh Racing Season. Imam Turki bin Abdullah Sword dan Princess Noura bint Abdulrahman bin Faisal Cup kini membawa status internasional yang lebih tinggi dalam kalender tersebut.
Faisal Al-Atawi menyebut peningkatan itu sebagai perkembangan penting bagi balap kuda Arab di Arab Saudi. Menurutnya, hal itu mencerminkan standar organisasi dan teknis yang maju. Ia juga menyatakan bahwa langkah tersebut meningkatkan daya saing musim balap dan memperkuat kehadiran global balap kuda Arab di Arab Saudi.
Apa yang membuat sebuah perlombaan dinilai memiliki standar organisasi dan teknis yang maju? Dalam pernyataan Al-Atawi, dua aspek itu disebut berdampingan dengan peningkatan status internasional. Artinya, penilaian tidak hanya menyangkut nama perlombaan, tetapi juga cara penyelenggaraannya.
Daya saing musim balap juga menjadi poin yang disorot juru bicara klub. Dengan dua balapan berstatus lebih tinggi, Riyadh Racing Season memiliki perlombaan yang secara internasional lebih diperhitungkan. Apakah kenaikan status ini akan menarik lebih banyak peserta dari luar Arab Saudi? SPA tidak menyebutkan dampak semacam itu secara rinci.
Yang jelas, keputusan di Paris itu menyentuh dua nama dalam kalender Riyadh Racing Season. Imam Turki bin Abdullah Sword berpindah dari Group 3 ke Group 2. Princess Noura bint Abdulrahman bin Faisal Cup berpindah dari Listed ke Group 3.
Dalam konteks balap kuda Arab, klasifikasi grup menjadi penanda tingkat perlombaan. Perpindahan dari Listed ke Group 3 menempatkan sebuah balapan pada kategori grup, sedangkan perpindahan dari Group 3 ke Group 2 menaikkannya satu langkah lagi dalam hierarki tersebut.
Bagaimana proses penetapan klasifikasi semacam ini berlangsung? SPA menyebut keputusan itu diambil dalam Sidang Umum IFAHR, forum yang mempertemukan anggota federasi. Sidang ke-29 berlangsung di Paris, Prancis, dan dihadiri perwakilan Jockey Club of Saudi Arabia.
Agenda sidang mencakup topik-topik terkait balap kuda Arab. Selain kerja sama dan koordinasi antarnegara dan organisasi anggota, peserta membahas pengembangan olahraga ini dan kehadiran internasionalnya.
Bagi Arab Saudi, dua balapan yang naik kelas berada dalam kalender Riyadh Racing Season. Kenaikan itu diumumkan dalam sidang yang sama yang membahas arah pengembangan balap kuda Arab secara lebih luas.
Pernyataan Al-Atawi menempatkan peningkatan tersebut dalam kerangka pengembangan. Ia menyebutnya sebagai perkembangan penting bagi balap kuda Arab di Arab Saudi, cerminan standar organisasi dan teknis yang maju, peningkatan daya saing musim, dan penguatan kehadiran global.
Apa yang dimaksud dengan kehadiran global dalam konteks ini? Dalam pernyataan itu, kehadiran global dikaitkan dengan balap kuda Arab di Arab Saudi. Dua balapan yang naik status menjadi bagian dari gambaran tersebut.
Sidang Umum IFAHR ke-29 menjadi tempat keputusan itu diambil. SPA melaporkan bahwa sidang berlangsung pada Sabtu di Paris. Pangeran Salman bin Abdullah bin Salman bin Mohammed Al Saud hadir bersama tim eksekutif klub.
Dengan dua balapan yang kini berstatus lebih tinggi, kalender Riyadh Racing Season mencatat perubahan pada dua namanya. Imam Turki bin Abdullah Sword naik dari Group 3 ke Group 2. Princess Noura bint Abdulrahman bin Faisal Cup naik dari Listed ke Group 3.
Apakah perubahan status ini akan diikuti penyesuaian lain dalam kalender? SPA tidak menyebutkan hal itu. Laporan hanya memuat keputusan peningkatan dua balapan dan pernyataan juru bicara klub.
Yang tercatat, sidang membahas cara memperkuat kerja sama dan koordinasi antarnegara dan organisasi anggota. Pembahasan juga mencakup pengembangan olahraga balap kuda Arab dan kehadiran internasionalnya.
Dalam pernyataannya, Al-Atawi menyoroti dua hal sekaligus: standar organisasi dan teknis, serta daya saing musim. Keduanya disebut dalam kaitannya dengan peningkatan status dua balapan.
Bagaimana dua balapan berbeda dalam kalender yang sama bisa naik pada tingkat yang berbeda? Imam Turki bin Abdullah Sword melangkah dari Group 3 ke Group 2, sedangkan Princess Noura bint Abdulrahman bin Faisal Cup melangkah dari Listed ke Group 3. Keduanya mendapat kenaikan satu tingkat dalam klasifikasinya masing-masing.
Keputusan itu diambil dalam Sidang Umum ke-29 IFAHR. Forum tersebut mempertemukan anggota federasi untuk membahas topik-topik terkait balap kuda Arab.
Jockey Club of Saudi Arabia diwakili CEO-nya bersama tim eksekutif. Kehadiran itu tercatat dalam laporan SPA tentang jalannya sidang di Paris.
Dengan peningkatan ini, dua nama dalam Riyadh Racing Season membawa status internasional yang lebih tinggi. Imam Turki bin Abdullah Sword kini Group 2. Princess Noura bint Abdulrahman bin Faisal Cup kini Group 3.
Al-Atawi menyebut peningkatan itu menandai perkembangan penting bagi balap kuda Arab di Arab Saudi. Ia juga menyatakan hal itu mencerminkan standar organisasi dan teknis yang maju, meningkatkan daya saing musim, dan memperkuat kehadiran global balap kuda Arab di Arab Saudi.
Laporan SPA tidak menyebutkan jumlah peserta sidang, rincian perdebatan, nilai hadiah balapan, jadwal balapan, atau dampak langsung terhadap penyelenggaraan Riyadh Racing Season. Yang dilaporkan adalah kehadiran delegasi Jockey Club of Saudi Arabia, agenda pembahasan sidang, keputusan peningkatan dua balapan, dan pernyataan juru bicara klub.
Balapan apa saja yang naik peringkat internasional? Imam Turki bin Abdullah Sword naik dari Group 3 ke Group 2, sedangkan Princess Noura bint Abdulrahman bin Faisal Cup naik dari status Listed ke Group 3. Keduanya merupakan bagian dari kalender Riyadh Racing Season. Keputusan itu diambil dalam Sidang Umum ke-29 International Federation of Arabian Horse Racing Authorities (IFAHR) di Paris, Prancis, seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 4 Oktober 2026. SPA tidak menyebutkan jadwal balapan atau nilai hadiahnya.
Siapa yang mewakili Arab Saudi dalam sidang itu? CEO Jockey Club of Saudi Arabia Pangeran Salman bin Abdullah bin Salman bin Mohammed Al Saud menghadiri sidang bersama tim eksekutif klub. Kehadiran itu berlangsung pada Sabtu di Paris, Prancis. SPA melaporkan delegasi klub mengikuti Sidang Umum ke-29 IFAHR. Laporan tidak menyebutkan jumlah anggota delegasi atau nama-nama lain yang hadir dalam forum tersebut.
Apa yang dibahas dalam Sidang Umum IFAHR ke-29? Sidang membahas sejumlah topik terkait balap kuda Arab, termasuk cara memperkuat kerja sama dan koordinasi antarnegara dan organisasi anggota. Peserta juga membahas pengembangan olahraga balap kuda Arab dan kehadiran internasionalnya. Dalam sidang yang sama, dua balapan Riyadh Racing Season mendapat peningkatan status internasional. SPA tidak merinci perdebatan atau hasil lain dari agenda tersebut.
Apa tanggapan Jockey Club of Saudi Arabia? Juru bicara Jockey Club of Saudi Arabia Faisal Al-Atawi mengatakan peningkatan internasional dua balapan menandai perkembangan penting bagi balap kuda Arab di Arab Saudi. Menurutnya, hal itu mencerminkan standar organisasi dan teknis yang maju, meningkatkan daya saing musim, dan memperkuat kehadiran global balap kuda Arab di Arab Saudi. Pernyataan itu dimuat dalam laporan SPA. Klub tidak menyampaikan rincian tambahan di luar pernyataan tersebut.
Di mana dan kapan sidang berlangsung? Sidang Umum ke-29 IFAHR berlangsung di Paris, Prancis, pada Sabtu. SPA melaporkan kehadiran delegasi Jockey Club of Saudi Arabia dalam forum tersebut. Laporan itu bertanggal 4 Oktober 2026. SPA tidak menyebutkan lokasi pertemuan secara lebih spesifik, jumlah peserta, atau agenda sampingan di luar topik yang disebutkan.





