Monday, November 2, 2026
Berita KSA

NAUSS gelar forum internasional penggunaan AI di bidang keamanan di Doha

NAUSS gelar forum internasional penggunaan AI di bidang keamanan di Doha

Naif Arab University for Security Sciences (NAUSS) menyelenggarakan International Scientific Forum on the Uses of Artificial Intelligence (AI) in Security Fields di Doha, Qatar, bekerja sama dengan Qatar Police Academy. Forum berlangsung tiga hari dan dihadiri sekelompok pakar serta spesialis terpilih dari negara-negara Arab dan perwakilan lembaga internasional terkait.

Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA, Menteri Negara Urusan Dalam Negeri Qatar Sheikh Abdulaziz bin Faisal bin Mohammed Al Thani meresmikan forum tersebut pada Selasa, 29 September 2026.

Dalam sambutannya pada pembukaan forum, Wakil Presiden NAUSS untuk Hubungan Eksternal Khalid bin Abdulaziz Al-Harfash menegaskan bahwa AI telah menjadi arena baru bagi keamanan dan peluang strategis untuk memperkuatnya di tengah transformasi digital yang cepat.

Ia mencatat bahwa negara dan institusi yang berhasil memanfaatkan teknologi ini untuk meningkatkan pencegahan kejahatan dan memerangi kejahatan, serta membangun kemampuan keamanan yang cerdas dan proaktif, akan lebih siap menghadapi ancaman masa depan dan mendorong keamanan, stabilitas, serta pembangunan berkelanjutan.

Forum ini bertujuan mengeksplorasi peran AI dalam meningkatkan keamanan dan menghadapi ancaman masa depan, serta memanfaatkan teknologi cerdas untuk deteksi dini dan pemberantasan kejahatan terkait narkoba, keuangan, dan siber. Forum juga berupaya meningkatkan efektivitas upaya memerangi penipuan keuangan dan kejahatan terorganisir lintas negara, sekaligus mendukung pengambilan keputusan keamanan melalui analitik prediktif dan model cerdas.

Pertanyaannya, mengapa AI kini dipandang sebagai arena baru bagi keamanan? Al-Harfash menyebut transformasi digital yang cepat sebagai latar belakangnya. Negara dan institusi yang mampu memanfaatkan teknologi ini untuk pencegahan kejahatan akan lebih siap menghadapi ancaman masa depan.

Forum tiga hari ini mempertemukan pakar dan spesialis dari negara-negara Arab serta perwakilan lembaga internasional terkait. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa isu ini tidak lagi menjadi pembahasan satu negara, melainkan menjadi perhatian bersama di kawasan.

Bagaimana AI dapat membantu deteksi dini kejahatan narkoba? Forum ini secara khusus menyoroti pemanfaatan teknologi cerdas untuk deteksi dini dan pemberantasan kejahatan terkait narkoba, keuangan, dan siber. Ketiga jenis kejahatan itu menjadi fokus utama pembahasan.

Selain itu, forum membahas peningkatan efektivitas upaya memerangi penipuan keuangan dan kejahatan terorganisir lintas negara. Dukungan terhadap pengambilan keputusan keamanan dilakukan melalui analitik prediktif dan model cerdas.

Apakah kemampuan keamanan yang cerdas dan proaktif dapat dibangun tanpa AI? Al-Harfash menekankan bahwa negara dan institusi yang berhasil memanfaatkan teknologi ini akan lebih siap menghadapi ancaman masa depan. Ia juga mengaitkannya dengan keamanan, stabilitas, dan pembangunan berkelanjutan.

Forum ini diselenggarakan NAUSS bersama Qatar Police Academy di Doha. Kerja sama itu menempatkan forum sebagai pertemuan antara dunia akademik keamanan dan institusi kepolisian.

Mengapa analitik prediktif penting bagi pengambilan keputusan keamanan? Forum menyebut analitik prediktif dan model cerdas sebagai sarana pendukung keputusan keamanan. Tujuannya adalah memperkuat kemampuan menghadapi ancaman masa depan.

Kejahatan siber juga menjadi salah satu fokus. Forum berupaya memanfaatkan teknologi cerdas untuk deteksi dini dan pemberantasan kejahatan siber, di samping kejahatan terkait narkoba dan keuangan.

Apakah kerja sama lintas negara diperlukan untuk menghadapi kejahatan terorganisir lintas negara? Forum ini membahas peningkatan efektivitas upaya memerangi kejahatan terorganisir lintas negara, dengan peserta dari negara-negara Arab dan perwakilan lembaga internasional terkait.

Pembukaan forum dilakukan pada Selasa oleh Sheikh Abdulaziz bin Faisal bin Mohammed Al Thani. Forum berlangsung tiga hari dan menghadirkan pakar serta spesialis terpilih dari negara-negara Arab.

Bagaimana AI dapat mendukung pembangunan berkelanjutan? Al-Harfash mengaitkan pemanfaatan teknologi ini dengan keamanan, stabilitas, dan pembangunan berkelanjutan. Ia menilai kemampuan keamanan yang cerdas dan proaktif sebagai bagian dari upaya itu.

Forum ini juga bertujuan mengeksplorasi peran AI dalam meningkatkan keamanan dan menghadapi ancaman masa depan. Pembahasan mencakup deteksi dini dan pemberantasan kejahatan terkait narkoba, keuangan, dan siber.

Apakah institusi yang tidak memanfaatkan AI akan tertinggal? Al-Harfash menyatakan negara dan institusi yang berhasil memanfaatkan teknologi ini akan lebih siap menghadapi ancaman masa depan. Pernyataan itu disampaikannya pada pembukaan forum di Doha.

Penyelenggaraan forum ini menegaskan perhatian NAUSS pada isu keamanan dan teknologi. NAUSS bekerja sama dengan Qatar Police Academy dalam forum yang berlangsung tiga hari tersebut.

Rilis SPA tidak menyebut jumlah peserta secara rinci, agenda per sesi, atau daftar lembaga internasional yang hadir. Rilis juga tidak memuat hasil atau rekomendasi forum karena kegiatan masih berlangsung.

Siapa yang membuka forum AI di Doha? Menteri Negara Urusan Dalam Negeri Qatar Sheikh Abdulaziz bin Faisal bin Mohammed Al Thani meresmikan International Scientific Forum on the Uses of Artificial Intelligence (AI) in Security Fields pada Selasa, 29 September 2026, seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA. Forum diselenggarakan Naif Arab University for Security Sciences (NAUSS) bekerja sama dengan Qatar Police Academy di Doha dan berlangsung tiga hari.

Apa yang dikatakan Wakil Presiden NAUSS tentang AI? Wakil Presiden NAUSS untuk Hubungan Eksternal Khalid bin Abdulaziz Al-Harfash menegaskan AI telah menjadi arena baru bagi keamanan dan peluang strategis untuk memperkuatnya di tengah transformasi digital yang cepat. Ia mencatat negara dan institusi yang berhasil memanfaatkan teknologi ini untuk pencegahan kejahatan serta membangun kemampuan keamanan cerdas dan proaktif akan lebih siap menghadapi ancaman masa depan.

Apa tujuan forum tiga hari ini? Forum bertujuan mengeksplorasi peran AI dalam meningkatkan keamanan dan menghadapi ancaman masa depan, serta memanfaatkan teknologi cerdas untuk deteksi dini dan pemberantasan kejahatan terkait narkoba, keuangan, dan siber. Forum juga berupaya meningkatkan efektivitas upaya memerangi penipuan keuangan dan kejahatan terorganisir lintas negara, sekaligus mendukung pengambilan keputusan keamanan melalui analitik prediktif dan model cerdas.

Siapa saja peserta forum di Doha? Forum ini mempertemukan sekelompok pakar dan spesialis terpilih dari negara-negara Arab serta perwakilan lembaga internasional terkait, menurut laporan kantor berita Saudi SPA. Forum diselenggarakan NAUSS bersama Qatar Police Academy di Doha dan berlangsung selama tiga hari. Rilis tidak menyebut jumlah peserta secara rinci maupun daftar lembaga internasional yang hadir.

Jenis kejahatan apa yang menjadi fokus pembahasan? Forum menyoroti deteksi dini dan pemberantasan kejahatan terkait narkoba, keuangan, dan siber dengan memanfaatkan teknologi cerdas. Pembahasan juga mencakup peningkatan efektivitas upaya memerangi penipuan keuangan dan kejahatan terorganisir lintas negara. Dukungan terhadap pengambilan keputusan keamanan dilakukan melalui analitik prediktif dan model cerdas, sesuai keterangan dalam rilis SPA.

Apa yang tidak disebutkan dalam rilis SPA? Rilis SPA tidak menyebut jumlah peserta secara rinci, agenda per sesi, atau daftar lembaga internasional yang hadir. Rilis juga tidak memuat hasil atau rekomendasi forum karena kegiatan masih berlangsung. Informasi yang tersedia mencakup pembukaan forum pada Selasa, pernyataan Wakil Presiden NAUSS Khalid bin Abdulaziz Al-Harfash, tujuan forum, dan fokus kejahatan yang dibahas.