Sunday, November 8, 2026
Ekonomi

Presiden IsDB ikut Pertemuan Tahunan AIIB 2026 di Doha

Presiden IsDB ikut Pertemuan Tahunan AIIB 2026 di Doha

Presiden Grup Bank Pembangunan Islam (IsDB) Dr. Muhammad Al-Jasser akan berpartisipasi dalam Pertemuan Tahunan 2026 Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB) di Doha, Qatar, pada 28-29 September 2026.

Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA dari Jeddah pada 27 September 2026, kehadiran Al-Jasser di forum tahunan bank pembangunan multilateral itu menjadi bagian dari rangkaian keterlibatan IsDB dalam agenda pembiayaan pembangunan dan infrastruktur di tingkat global.

Pada sela-sela pertemuan tersebut, Al-Jasser dijadwalkan mengikuti sesi tingkat tinggi pada 28 September 2026 dengan judul “Scaling Up Climate Finance for Impact: Turning Policy Reform into Resilient Growth.”

Sesi itu akan mempertemukan para menteri keuangan, pimpinan bank pembangunan multilateral, dan sejumlah pakar. Agenda pembahasan mencakup cara memobilisasi modal publik dan swasta serta mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan dan tangguh melalui reformasi kebijakan, pembiayaan pembangunan, dan instrumen investasi.

Diskusi juga akan membahas cara memperkuat koordinasi antara pemerintah, bank pembangunan, dan investor. Tujuannya menerjemahkan komitmen iklim menjadi proyek infrastruktur yang siap investasi dan menghasilkan hasil pembangunan yang nyata.

Selain sesi tingkat tinggi tersebut, Al-Jasser dijadwalkan bertemu dengan para gubernur IsDB dari negara-negara anggota, presiden AIIB, dan perwakilan mitra pembangunan utama. Pertemuan itu akan membahas cara memperkuat kemitraan dan memajukan kerja sama untuk mendukung prioritas pembangunan di negara-negara anggota IsDB.

Pertemuan Tahunan AIIB 2026 berlangsung di Doha, Qatar, selama dua hari, 28-29 September 2026. Forum ini menjadi salah satu ajang berkumpulnya para pembuat kebijakan fiskal dan pimpinan lembaga pembiayaan pembangunan dari berbagai kawasan.

Kehadiran Presiden IsDB dalam forum tersebut menempatkan isu pembiayaan iklim dan infrastruktur sebagai salah satu fokus utama pertemuan. Sesi tingkat tinggi yang diikuti Al-Jasser secara khusus mengangkat tema bagaimana reformasi kebijakan dapat diubah menjadi pertumbuhan yang tangguh.

Dalam kerangka itu, pembahasan mengenai mobilisasi modal publik dan swasta menjadi bagian penting. Para peserta akan menelaah bagaimana pembiayaan pembangunan dan instrumen investasi dapat digunakan untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

Koordinasi lintas pemangku kepentingan juga menjadi sorotan. Pemerintah, bank pembangunan, dan investor disebut sebagai pihak-pihak yang perlu memperkuat sinergi agar komitmen iklim dapat berjalan seiring dengan kebutuhan pembangunan.

Isu proyek infrastruktur yang siap investasi menjadi salah satu titik temu dalam diskusi tersebut. Para peserta akan membahas bagaimana komitmen iklim dapat diterjemahkan menjadi proyek yang dapat dibiayai dan memberikan hasil pembangunan yang nyata.

Di sisi lain, rangkaian pertemuan bilateral Al-Jasser dengan para gubernur IsDB dari negara-negara anggota menunjukkan dimensi kelembagaan dari kehadirannya di Doha. Pertemuan itu membahas penguatan kemitraan dan kerja sama untuk mendukung prioritas pembangunan di negara-negara anggota IsDB.

Pertemuan dengan presiden AIIB dan perwakilan mitra pembangunan utama juga menjadi bagian dari jadwal Al-Jasser. Agenda tersebut menyoroti pentingnya hubungan antarlembaga dalam mendorong kerja sama pembangunan.

Dengan demikian, partisipasi Presiden IsDB dalam Pertemuan Tahunan AIIB 2026 mencakup dua jalur sekaligus: keterlibatan dalam diskusi kebijakan tingkat tinggi mengenai pembiayaan iklim dan pertemuan kelembagaan dengan para pemangku kepentingan pembangunan.

Pertemuan Tahunan AIIB 2026 sendiri berlangsung di Doha, Qatar, pada 28-29 September 2026. Sesi tingkat tinggi yang diikuti Al-Jasser dijadwalkan pada 28 September 2026.

Hingga berita ini diturunkan, laporan SPA tidak menyebutkan hasil yang diharapkan dari sesi tersebut, nilai pembiayaan yang dibahas, daftar lengkap peserta, maupun jadwal rinci pertemuan bilateral Al-Jasser.

Apa agenda utama kehadiran Presiden IsDB di Pertemuan Tahunan AIIB 2026? Presiden Grup Bank Pembangunan Islam (IsDB) Dr. Muhammad Al-Jasser akan berpartisipasi dalam Pertemuan Tahunan 2026 Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB) di Doha, Qatar, pada 28-29 September 2026. Pada 28 September 2026 ia mengikuti sesi tingkat tinggi bertajuk “Scaling Up Climate Finance for Impact: Turning Policy Reform into Resilient Growth.” Ia juga dijadwalkan bertemu gubernur IsDB dari negara anggota, presiden AIIB, dan perwakilan mitra pembangunan utama.

Apa yang dibahas dalam sesi tingkat tinggi tersebut? Sesi itu mempertemukan menteri keuangan, pimpinan bank pembangunan multilateral, dan sejumlah pakar. Pembahasan mencakup cara memobilisasi modal publik dan swasta serta mewujudkan pertumbuhan berkelanjutan dan tangguh melalui reformasi kebijakan, pembiayaan pembangunan, dan instrumen investasi. Diskusi juga membahas penguatan koordinasi antara pemerintah, bank pembangunan, dan investor untuk menerjemahkan komitmen iklim menjadi proyek infrastruktur siap investasi.

Siapa saja yang akan bertemu dengan Al-Jasser di sela pertemuan? Al-Jasser dijadwalkan bertemu dengan para gubernur IsDB dari negara-negara anggota, presiden AIIB, dan perwakilan mitra pembangunan utama. Pertemuan itu membahas cara memperkuat kemitraan dan memajukan kerja sama untuk mendukung prioritas pembangunan di negara-negara anggota IsDB. Laporan SPA tidak menyebutkan daftar lengkap peserta maupun jadwal rinci pertemuan bilateral tersebut.

Di mana dan kapan Pertemuan Tahunan AIIB 2026 berlangsung? Pertemuan Tahunan 2026 Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB) berlangsung di Doha, Qatar, pada 28-29 September 2026. Sesi tingkat tinggi yang diikuti Presiden IsDB Dr. Muhammad Al-Jasser dijadwalkan pada 28 September 2026. Laporan SPA dari Jeddah pada 27 September 2026 menyebutkan rangkaian acara berlangsung selama dua hari tersebut.

Apa tujuan diskusi mengenai koordinasi antar pemangku kepentingan? Diskusi menyoroti cara memperkuat koordinasi antara pemerintah, bank pembangunan, dan investor. Tujuannya menerjemahkan komitmen iklim menjadi proyek infrastruktur yang siap investasi dan menghasilkan hasil pembangunan yang nyata. Pembahasan juga mencakup mobilisasi modal publik dan swasta serta pertumbuhan berkelanjutan dan tangguh melalui reformasi kebijakan, pembiayaan pembangunan, dan instrumen investasi.