Hujan petir sedang hingga lebat yang dapat memicu banjir bandang, disertai hujan es dan angin kencang yang menerbangkan debu, diperkirakan terjadi di sebagian wilayah Jazan, Aseer, Al-Baha, dan Makkah. Prakiraan itu disampaikan Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi untuk cuaca hari Minggu.
Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA, hujan ringan hingga sedang juga diperkirakan turun di sebagian wilayah Madinah. Langit akan berawan sebagian hingga berawan dengan potensi awan petir di sebagian wilayah Hail, Qassim, dan Northern Borders, sementara kabut dapat terbentuk pada malam dan dini hari di bagian pesisir wilayah Makkah dan Eastern.
Bagaimana pembaca menyiapkan diri menghadapi hujan petir yang bisa memicu banjir bandang di wilayah selatan dan barat Saudi? Peringatan ini menyentuh empat wilayah sekaligus, dari Jazan di ujung selatan hingga Makkah di barat, ditambah Madinah yang diperkirakan menerima hujan ringan hingga sedang.
Di Jazan, Aseer, Al-Baha, dan Makkah, hujan petir tidak datang sendirian. Pusat Meteorologi Nasional menyebut hujan es dan angin kencang yang menerbangkan debu sebagai bagian dari paket cuaca tersebut. Kombinasi hujan lebat, hujan es, dan angin berdebu itulah yang membuat potensi banjir bandang muncul, terutama di wilayah dengan topografi berbukit seperti Aseer dan Al-Baha.
Apakah warga di lereng dan lembah Aseer serta Al-Baha sudah mengetahui risiko banjir bandang yang menyertai hujan petir ini? Pusat Meteorologi Nasional tidak merinci lokasi spesifik yang paling berisiko, hanya menyebut “sebagian wilayah” dari keempat region tersebut. Begitu pula untuk Madinah, yang diperkirakan hanya menerima hujan ringan hingga sedang tanpa peringatan banjir bandang.
Di sisi lain, langit di Hail, Qassim, dan Northern Borders diprakirakan berawan sebagian hingga berawan dengan potensi awan petir. Ketiga wilayah itu berada di utara dan tengah Saudi, berbeda karakter cuaca dari wilayah selatan dan barat yang menghadapi hujan petir lebat. Potensi awan petir tetap perlu dicermati meski tidak disebut memicu banjir bandang.
Bagaimana dengan kondisi malam dan dini hari di wilayah pesisir? Kabut berpotensi terbentuk pada malam dan dini hari di bagian pesisir wilayah Makkah dan Eastern. Kabut di wilayah pesisir bisa memengaruhi jarak pandang, terutama bagi pengguna jalan dan aktivitas di sekitar pelabuhan serta kawasan industri pesisir timur.
Apakah pembaca yang berencana berkendara pada malam atau dini hari di pesisir Makkah dan Eastern sudah memperhitungkan kemungkinan kabut? Pusat Meteorologi Nasional menyebut kabut “mungkin terbentuk” pada periode tersebut, tanpa menyebut tingkat kepadatan atau durasinya.
Untuk laut, Pusat Meteorologi Nasional merinci kondisi di dua perairan utama Saudi. Di Laut Merah, angin bertiup dari barat laut hingga utara dengan kecepatan 20-45 km/jam, dan dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 10-50 km/jam. Gelombang laut dapat berkisar dari setengah meter hingga lebih dari dua meter, dengan kondisi laut tenang hingga berombak.
Bagaimana nelayan dan operator kapal menakar rentang kecepatan angin 10-50 km/jam serta gelombang yang bisa melewati dua meter di Laut Merah? Rentang itu cukup lebar, dari laut tenang hingga berombak, sehingga kondisi bisa berbeda antar bagian perairan. Pusat Meteorologi Nasional tidak memerinci bagian mana dari Laut Merah yang diperkirakan paling berombak.
Di Teluk Arab, angin bertiup dari barat laut hingga barat daya dengan kecepatan 10-25 km/jam, dan dari barat daya hingga tenggara dengan kecepatan 10-25 km/jam. Gelombang laut berkisar dari setengah meter hingga satu meter, dan kondisi laut diperkirakan tenang. Kondisi Teluk Arab jauh lebih ringan dibandingkan Laut Merah pada prakiraan hari Minggu ini.
Apakah perbedaan kondisi antara Laut Merah yang berombak dan Teluk Arab yang tenang akan memengaruhi jadwal pelayaran akhir pekan? Pusat Meteorologi Nasional hanya merilis angka kecepatan angin dan tinggi gelombang, tanpa menyebut dampak terhadap aktivitas pelayaran atau penerbangan.
Prakiraan ini dirilis Pusat Meteorologi Nasional dan disiarkan kantor berita Saudi SPA dari Riyadh pada 27 September 2026, pukul 08.45 waktu setempat atau 05.45 GMT. Rilis tersebut mencakup empat blok informasi: hujan petir di wilayah selatan dan barat, hujan ringan di Madinah, kondisi langit dan kabut di wilayah utara, tengah, dan pesisir, serta kondisi angin dan gelombang di Laut Merah dan Teluk Arab.
Bagi pembaca di Jazan, Aseer, Al-Baha, dan Makkah, unsur yang paling perlu diperhatikan adalah kombinasi hujan petir sedang hingga lebat, hujan es, dan angin kencang yang menerbangkan debu. Kombinasi itu disebut dapat memicu banjir bandang. Di wilayah Madinah, intensitasnya lebih rendah, yakni hujan ringan hingga sedang.
Apakah pembaca di Hail, Qassim, dan Northern Borders perlu menyiapkan payung meski hanya diprakirakan berawan dengan potensi awan petir? Pusat Meteorologi Nasional tidak menyebut hujan untuk ketiga wilayah itu, hanya potensi awan petir di langit yang berawan sebagian hingga berawan.
Untuk wilayah pesisir Makkah dan Eastern, perhatian utama adalah kabut pada malam dan dini hari. Sementara itu, pengguna laut di Laut Merah menghadapi rentang angin dan gelombang yang lebih lebar dibandingkan Teluk Arab. Gelombang di Laut Merah dapat melewati dua meter, sedangkan di Teluk Arab tidak lebih dari satu meter.
Rilis Pusat Meteorologi Nasional ini tidak menyebut durasi hujan petir di setiap wilayah, tidak merinci kota atau distrik yang paling terdampak, dan tidak menyampaikan peringatan resmi tingkat tertentu selain potensi banjir bandang. Rilis juga tidak mencantumkan prakiraan suhu, kelembapan, atau arah angin di daratan. Untuk Laut Merah dan Teluk Arab, angka yang diberikan hanya kecepatan angin dan tinggi gelombang, tanpa prakiraan arus atau visibilitas.
Dengan cakupan dari Jazan hingga Northern Borders dan dari Laut Merah hingga Teluk Arab, prakiraan hari Minggu ini menggambarkan keragaman cuaca Saudi dalam satu rilis: hujan petir dan banjir bandang di selatan dan barat, hujan ringan di Madinah, awan petir di utara dan tengah, kabut di pesisir, serta laut yang berombak di barat dan tenang di timur.
Wilayah mana yang diperkirakan dilanda hujan petir sedang hingga lebat? Pusat Meteorologi Nasional memperkirakan hujan petir sedang hingga lebat di sebagian wilayah Jazan, Aseer, Al-Baha, dan Makkah. Hujan itu dapat memicu banjir bandang dan disertai hujan es serta angin kencang yang menerbangkan debu. Sementara itu, hujan ringan hingga sedang diperkirakan turun di sebagian wilayah Madinah. Rilis SPA tidak merinci kota atau distrik yang paling terdampak di masing-masing wilayah tersebut.
Bagaimana kondisi langit di Hail, Qassim, dan Northern Borders? Langit di sebagian wilayah Hail, Qassim, dan Northern Borders diprakirakan berawan sebagian hingga berawan dengan potensi awan petir. Ketiga wilayah itu tidak disebut menghadapi hujan petir lebat seperti di Jazan, Aseer, Al-Baha, dan Makkah. Pusat Meteorologi Nasional juga tidak menyebut peringatan banjir bandang untuk ketiga wilayah utara dan tengah tersebut. Rilis tidak mencantumkan prakiraan suhu atau kelembapan untuk wilayah-wilayah itu.
Di mana kabut berpotensi terbentuk? Kabut berpotensi terbentuk pada malam dan dini hari di bagian pesisir wilayah Makkah dan Eastern. Pusat Meteorologi Nasional menyebut kabut “mungkin terbentuk” pada periode tersebut. Rilis tidak menyebut tingkat kepadatan kabut, durasinya, atau dampaknya terhadap jarak pandang dan aktivitas penerbangan. Wilayah pesisir Makkah dan Eastern berbeda dari wilayah pedalaman yang menghadapi hujan petir atau awan petir pada prakiraan hari Minggu ini.
Bagaimana kondisi angin dan gelombang di Laut Merah? Di Laut Merah, angin bertiup dari barat laut hingga utara dengan kecepatan 20-45 km/jam, dan dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 10-50 km/jam. Gelombang laut dapat berkisar dari setengah meter hingga lebih dari dua meter, dengan kondisi laut tenang hingga berombak. Pusat Meteorologi Nasional tidak memerinci bagian mana dari Laut Merah yang diperkirakan paling berombak, dan tidak menyampaikan prakiraan arus atau visibilitas.
Bagaimana kondisi angin dan gelombang di Teluk Arab? Di Teluk Arab, angin bertiup dari barat laut hingga barat daya dengan kecepatan 10-25 km/jam, dan dari barat daya hingga tenggara dengan kecepatan 10-25 km/jam. Gelombang laut berkisar dari setengah meter hingga satu meter, dan kondisi laut diperkirakan tenang. Kondisi ini lebih ringan dibandingkan Laut Merah yang gelombangnya dapat melewati dua meter. Rilis tidak menyebut dampak kondisi Teluk Arab terhadap jadwal pelayaran.
Kapan dan dari mana prakiraan cuaca ini dirilis? Prakiraan ini dirilis Pusat Meteorologi Nasional dan disiarkan kantor berita Saudi SPA dari Riyadh pada 27 September 2026, pukul 08.45 waktu setempat atau 05.45 GMT. Rilis mencakup hujan petir di wilayah selatan dan barat, hujan ringan di Madinah, kondisi langit dan kabut di wilayah utara, tengah, dan pesisir, serta kondisi angin dan gelombang di Laut Merah dan Teluk Arab. Rilis tidak menyebut durasi hujan di setiap wilayah.





