General Authority of Civil Aviation (GACA) melalui komite peninjau pelanggaran Hukum Penerbangan Sipil merilis laporan kuartal pertama (Q1) tahun 2025 yang mencatat total 147 pelanggaran.
Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 25 Maret 2025, GACA menjatuhkan penalti finansial dengan nilai melebihi SAR3,8 juta kepada berbagai entitas dan individu yang terbukti melanggar hukum, peraturan pelaksana, serta instruksi yang dikeluarkan oleh otoritas tersebut.
Laporan tersebut merinci bahwa dua pelanggaran dijatuhkan kepada maskapai penerbangan karena ketidakpatuhan terhadap sistem Passenger Name Record (PNR) dan kegagalan mematuhi peraturan persaingan, dengan total denda sebesar SAR15.000. Apakah kepatuhan terhadap sistem PNR menjadi prioritas utama dalam pengawasan data penumpang saat ini?
Selain itu, terdapat 63 pelanggaran yang dikenakan kepada maskapai penerbangan akibat kegagalan dalam memverifikasi dokumentasi penumpang yang diperlukan serta ketidakpatuhan terhadap slot waktu yang telah disetujui. Pelanggaran dalam kategori ini menghasilkan denda yang melebihi SAR1 juta. Bagaimana dampak keterlambatan slot waktu terhadap efisiensi operasional bandara secara keseluruhan?
Komite juga mengeluarkan 61 pelanggaran terhadap maskapai penerbangan terkait ketidakpatuhan terhadap Peraturan Perlindungan Hak Penumpang (Passenger Rights Protection Regulations). Total denda untuk kategori ini mencapai angka tertinggi, yakni melebihi SAR2,7 juta. Mengapa perlindungan hak penumpang menjadi fokus utama dalam pemberian sanksi finansial kali ini?
Di sisi lain, GACA tidak hanya menyasar perusahaan, tetapi juga individu. Sebanyak 21 pelanggaran dijatuhkan kepada penumpang individu karena gagal mengikuti instruksi keselamatan penerbangan dan terlibat dalam perilaku mengganggu di atas pesawat. Total denda untuk pelanggaran individu ini berjumlah SAR12.400. Sejauh mana perilaku mengganggu penumpang dapat mengancam keselamatan penerbangan?
Langkah-langkah penegakan hukum ini dilakukan untuk memperkuat transparansi serta menjalankan peran regulasi dan pengawasan GACA di sektor penerbangan. Hal ini juga menjadi bagian dari dedikasi otoritas dalam meningkatkan pengalaman penumpang serta kualitas layanan transportasi udara di Kerajaan Saudi. Apakah peningkatan pengawasan ini akan secara otomatis meningkatkan standar layanan maskapai di masa depan?
Rilis tersebut tidak merinci nama-nama maskapai penerbangan yang terkena denda maupun identitas penumpang yang melanggar aturan keselamatan.
Berapa total denda yang dikeluarkan GACA pada Q1 2025? Total denda yang dijatuhkan oleh GACA melebihi SAR3,8 juta. Sanksi ini diberikan atas 147 pelanggaran terhadap Hukum Penerbangan Sipil, peraturan pelaksana, dan instruksi GACA yang tercatat selama kuartal pertama tahun 2025.
Pelanggaran apa yang menghasilkan denda terbesar? Pelanggaran terhadap Peraturan Perlindungan Hak Penumpang (Passenger Rights Protection Regulations) menghasilkan denda terbesar, yakni melebihi SAR2,7 juta. Terdapat 61 pelanggaran yang dicatat oleh komite untuk kategori ini.
Mengapa penumpang individu diberikan denda? Sebanyak 21 penumpang individu didenda dengan total SAR12.400. Alasan pemberian denda tersebut adalah karena mereka gagal mengikuti instruksi keselamatan penerbangan dan terlibat dalam perilaku mengganggu di atas pesawat.