Arab Saudi berhasil menempati posisi teratas dalam hasil Olimpiade Sains Nuklir Internasional (INSO) 2026 yang diselenggarakan di Riyadh.
Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 9 Agustus 2026, Ketua Dewan Direksi Yayasan King Abdulaziz dan Rekan-rekannya untuk Bakat dan Kreativitas (Mawhiba), Dr. Abdulaziz bin Ahmed Al-Anqari, menyampaikan ucapan selamat kepada Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman atas pencapaian tersebut.
Hasil kompetisi mencakup perolehan satu medali emas peringkat pertama dengan gelar “Duta Sains Nuklir”, serta dua medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu. Arab Saudi juga sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan edisi ketiga INSO 2026, yang merupakan pertama kalinya acara ini diadakan di kawasan Timur Tengah.
Dr. Al-Anqari menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari sistem terintegrasi mulai dari identifikasi bakat, dukungan, pelatihan, hingga pemberdayaan untuk kompetisi internasional guna mendukung Visi Saudi 2030. Ia juga mengapresiasi Pangeran Mutaib bin Abdullah bin Abdulaziz, Ketua Dewan Pengawas Yayasan Global King Abdullah untuk Kegiatan Kemanusiaan, atas dukungannya terhadap Mawhiba.
Apa saja medali yang diraih Arab Saudi di INSO 2026? Arab Saudi meraih satu medali emas peringkat pertama dengan gelar Duta Sains Nuklir, dua medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu. Pencapaian ini membawa Arab Saudi menempati posisi teratas dalam hasil olimpiade tersebut.
Di mana Olimpiade Sains Nuklir Internasional 2026 diadakan? Acara ini diselenggarakan di Riyadh, Arab Saudi. Penyelenggaraan edisi ketiga INSO 2026 ini menjadi kali pertama kompetisi tersebut diadakan di kawasan Timur Tengah.
Siapa yang memberikan ucapan selamat atas prestasi ini? Ketua Dewan Direksi Mawhiba, Dr. Abdulaziz bin Ahmed Al-Anqari, menyampaikan ucapan selamat kepada Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman.