Arab Saudi meningkatkan tingkat penghapusan zat perusak ozon menjadi 69% pada semester pertama tahun 2026 berdasarkan data National Center for Environmental Compliance.
Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 13 Agustus 2026, pusat tersebut mengumumkan bahwa lebih dari 8.000 ton zat perusak ozon dan hidrofluorokarbon (HFCs) telah dilepaskan sejak awal tahun ini.
Langkah ini merupakan bagian dari proyek pengurangan bertahap zat perusak ozon untuk memastikan impor dan perdagangan sesuai dengan persyaratan lingkungan serta kewajiban internasional.
Rilis tidak menyebutkan detail metode pelepasan zat atau target persentase akhir.