Lebih dari 764.000 pengunjung mendatangi International Saudi Falcons and Hunting Exhibition 2026 selama 10 hari di Malham, utara Riyadh, sebelum acara itu resmi ditutup oleh National Center for Falcons.
Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 11 Oktober 2026, pameran tersebut menampilkan lebih dari 1.446 peserta pameran dan merek dari 47 negara, serta melibatkan 44 entitas pemerintah.
Angka-angka itu menempatkan edisi 2026 sebagai salah satu pertemuan falconry dan hunting terbesar di Kerajaan, dengan gabungan peserta lokal dan internasional, investor, perusahaan, komunitas falconer, dan masyarakat umum. Bukankah skala kehadiran sebesar itu menunjukkan bahwa falconry bukan lagi sekadar hobi musiman, melainkan daya tarik yang mampu menggerakkan orang lintas negara?
Pameran ini menyatukan falconry, hunting, warisan budaya, perjalanan, petualangan, serta pengalaman budaya dan pendidikan dalam satu program yang beragam. Kombinasi itu dirancang untuk menarik tidak hanya para falconer dan penggemar, tetapi juga investor serta perusahaan lokal dan internasional yang melihat peluang di sektor terkait.
Sepanjang 10 hari penyelenggaraan, pengunjung disuguhi pertunjukan folkloric dan militer, area khusus untuk kerajinan tangan dan seni tradisional, sesi diskusi tentang sejarah, puisi, dan warisan, serta lokakarya khusus tentang taxidermy, kerajinan, seni tradisional, perjalanan, petualangan, dan persiapan serta keselamatan kendaraan.
Kehadiran pertunjukan folkloric dan militer dalam satu arena dengan lokakarya keterampilan praktis seperti taxidermy dan persiapan kendaraan memperlihatkan bahwa pameran ini tidak berhenti pada pameran burung dan peralatan. Bagaimana sebuah acara bisa sekaligus menjadi ruang edukasi, panggung budaya, dan ajang bisnis tanpa kehilangan identitasnya sebagai pertemuan falconer?
Salah satu bagian yang paling menonjol adalah area senjata berburu, amunisi, dan aksesori, yang disebut sebagai yang pertama sejenisnya di Kerajaan. Area ini menampilkan lebih dari 5.000 produk yang mewakili lebih dari 181 merek internasional.
Produk yang dipamerkan mencakup senjata api berburu dan menembak, air gun, amunisi, aksesori, serta peralatan keselamatan, penyimpanan, perawatan, dan pelatihan. Kehadiran lebih dari 181 merek internasional dalam satu area menunjukkan bahwa pasar peralatan berburu di Kerajaan menarik perhatian pemain global. Apakah ini pertanda bahwa Saudi akan menjadi hub regional untuk peralatan berburu dan menembak?
Dengan lebih dari 5.000 produk dalam satu area, pengunjung memiliki kesempatan melihat langsung ragam peralatan yang biasanya tersebar di berbagai pasar. Bagi peserta pameran, kehadiran 764.000 pengunjung selama 10 hari menjadi ajang untuk memperkenalkan produk kepada khalayak yang luas, mulai dari falconer berpengalaman hingga pengunjung umum yang baru mengenal dunia berburu.
Pameran ini juga menghadirkan sesi diskusi tentang sejarah, puisi, dan warisan. Kombinasi topik itu menegaskan bahwa falconry dan hunting di Saudi tidak dipisahkan dari warisan budaya yang lebih luas, termasuk sastra dan tradisi lisan. Bukankah warisan yang dijaga lewat puisi dan cerita justru lebih mudah diwariskan kepada generasi muda dibandingkan sekadar pameran benda?
Selain diskusi, pengunjung dapat mengikuti lokakarya tentang kerajinan dan seni tradisional. Area kerajinan tangan dan seni tradisional memberi ruang bagi perajin untuk memperlihatkan keterampilan mereka, sementara lokakarya perjalanan dan petualangan menyasar mereka yang tertarik menjelajahi alam terbuka.
Lokakarya persiapan dan keselamatan kendaraan melengkapi rangkaian program. Topik itu relevan bagi pengunjung yang melakukan perjalanan jauh ke lokasi berburu atau berkemah di luar kota, sehingga aspek keselamatan menjadi bagian dari pengalaman pameran, bukan sekadar pelengkap.
Dengan lebih dari 1.446 peserta pameran dan merek dari 47 negara, edisi 2026 mencatat keterlibatan internasional yang luas. Angka 47 negara itu mencakup peserta dari berbagai kawasan, sementara 44 entitas pemerintah turut ambil bagian dalam penyelenggaraan dan pendampingan acara.
Keterlibatan puluhan entitas pemerintah menunjukkan bahwa pameran ini tidak dikelola sebagai acara tunggal, melainkan sebagai kegiatan yang melibatkan banyak pihak. Apakah kolaborasi lintas lembaga semacam ini yang membuat sebuah pameran mampu bertahan dan berkembang dari tahun ke tahun?
National Center for Falcons menyatakan bahwa dengan berakhirnya pameran tahun ini, pihaknya mulai melakukan persiapan awal untuk International Saudi Falcons and Hunting Exhibition 2027. Tujuannya adalah mengembangkan acara dan meningkatkan pengalaman bagi pengunjung, peserta pameran, dan partisipan.
Persiapan awal yang dimulai setelah penutupan edisi 2026 memberi gambaran bahwa penyelenggara ingin menjaga kesinambungan acara. Bagi peserta pameran dan mitra internasional, kepastian jadwal berikutnya menjadi penting karena mereka perlu merencanakan partisipasi, logistik, dan produk yang akan dibawa. Bukankah perencanaan awal seperti itu juga membantu pengunjung menyusun agenda kunjungan mereka?
Pameran di Malham, utara Riyadh, berlangsung selama 10 hari dan menjadi titik temu antara falconry, hunting, warisan, perjalanan, dan petualangan. Lokasi itu menampung lebih dari 764.000 pengunjung, jumlah yang menunjukkan minat besar terhadap tema-tema tersebut.
Selama penyelenggaraan, pengunjung tidak hanya melihat burung dan peralatan, tetapi juga menyaksikan pertunjukan folkloric dan militer. Keduanya memberi dimensi hiburan dan seremonial yang melengkapi area pameran dan lokakarya. Bagaimana kira-kira komposisi pengunjung antara falconer berpengalaman, keluarga, dan wisatawan biasa?
Area senjata berburu, amunisi, dan aksesori menjadi daya tarik tersendiri karena statusnya sebagai yang pertama sejenisnya di Kerajaan. Dengan lebih dari 5.000 produk dan lebih dari 181 merek internasional, area ini memperlihatkan keragaman pilihan, mulai dari senjata api berburu dan menembak, air gun, amunisi, hingga aksesori dan peralatan pendukung.
Peralatan keselamatan, penyimpanan, perawatan, dan pelatihan yang dipamerkan menandakan bahwa aspek teknis dan keamanan mendapat perhatian dalam ekosistem berburu. Bagi pengunjung yang baru pertama kali mengenal dunia ini, keberadaan peralatan pelatihan dan keselamatan bisa menjadi pintu masuk untuk memahami praktik yang bertanggung jawab.
Program budaya dan pendidikan yang disiapkan penyelenggara mencakup diskusi sejarah, puisi, dan warisan, serta lokakarya kerajinan dan seni tradisional. Kombinasi ini menyasar pengunjung yang datang bukan hanya untuk melihat produk, tetapi juga untuk belajar dan mengalami warisan secara langsung.
Lokakarya perjalanan dan petualangan menyoroti sisi lain dari tema pameran, yaitu eksplorasi alam dan kegiatan luar ruang. Sementara itu, lokakarya persiapan dan keselamatan kendaraan mengingatkan bahwa perjalanan menuju lokasi berburu atau berkemah memerlukan persiapan teknis yang memadai.
Dengan 44 entitas pemerintah dan lebih dari 1.446 peserta pameran serta merek dari 47 negara, edisi 2026 menunjukkan pola kolaborasi yang luas. Apakah model kolaborasi ini yang akan dipertahankan dan diperluas pada edisi 2027?
National Center for Falcons menyebut persiapan 2027 sebagai langkah awal untuk mengembangkan acara dan meningkatkan pengalaman semua pihak yang terlibat. Pernyataan itu menegaskan bahwa fokus berikutnya bukan hanya jumlah pengunjung, tetapi juga kualitas pengalaman bagi pengunjung, peserta pameran, dan partisipan.
Bagi KSA.com, sejumlah rincian tidak disebutkan dalam rilis SPA, termasuk komposisi pengunjung harian, nilai transaksi selama pameran, jumlah peserta dari masing-masing negara, dan rincian program edisi 2027. Rilis juga tidak menyebutkan apakah akan ada perubahan lokasi atau durasi pada penyelenggaraan berikutnya.
Berapa lama pameran berlangsung dan di mana lokasinya? Pameran berlangsung selama 10 hari di Malham, utara Riyadh. National Center for Falcons menyatakan acara itu menarik lebih dari 764.000 pengunjung sebelum resmi ditutup. Lokasi Malham berada di utara Riyadh dan menjadi tempat berkumpulnya falconer, penggemar, investor, perusahaan lokal dan internasional, serta masyarakat umum. SPA melaporkan penutupan acara pada 11 Oktober 2026 tanpa menyebutkan rincian jumlah pengunjung harian atau jam operasional pameran.
Berapa banyak peserta pameran dan negara yang terlibat? Pameran menampilkan lebih dari 1.446 peserta pameran dan merek dari 47 negara, serta melibatkan 44 entitas pemerintah. Angka itu menunjukkan keterlibatan internasional yang luas dalam edisi 2026. Peserta mencakup perusahaan lokal dan internasional, investor, serta pihak lain yang bergerak di bidang falconry, hunting, dan sektor terkait. SPA tidak merinci jumlah peserta per negara atau daftar lengkap entitas pemerintah yang terlibat dalam penyelenggaraan.
Apa saja program dan area yang ada di pameran? Pameran menampilkan pertunjukan folkloric dan militer, area kerajinan tangan dan seni tradisional, sesi diskusi tentang sejarah, puisi, dan warisan, serta lokakarya tentang taxidermy, kerajinan, seni tradisional, perjalanan, petualangan, dan persiapan serta keselamatan kendaraan. Ada juga area senjata berburu, amunisi, dan aksesori yang disebut pertama sejenisnya di Kerajaan. Area itu menampilkan lebih dari 5.000 produk dari lebih dari 181 merek internasional, mencakup senjata api berburu dan menembak, air gun, amunisi, aksesori, serta peralatan keselamatan, penyimpanan, perawatan, dan pelatihan.
Apa isi area senjata berburu dan amunisi? Area senjata berburu, amunisi, dan aksesori menampilkan lebih dari 5.000 produk yang mewakili lebih dari 181 merek internasional. Produknya mencakup senjata api berburu dan menembak, air gun, amunisi, aksesori, serta peralatan keselamatan, penyimpanan, perawatan, dan pelatihan. Area ini disebut sebagai yang pertama sejenisnya di Kerajaan. SPA tidak menyebutkan nilai transaksi, jumlah pengunjung area tersebut, atau rincian merek yang berpartisipasi.
Apa rencana untuk edisi 2027? National Center for Falcons menyatakan mulai melakukan persiapan awal untuk International Saudi Falcons and Hunting Exhibition 2027 setelah edisi 2026 ditutup. Tujuannya adalah mengembangkan acara dan meningkatkan pengalaman bagi pengunjung, peserta pameran, dan partisipan. Persiapan awal itu dimulai tanpa menyebutkan tanggal, lokasi, atau durasi edisi berikutnya. SPA juga tidak merinci perubahan program atau target jumlah pengunjung yang ingin dicapai pada 2027.
Siapa yang menyelenggarakan pameran ini? National Center for Falcons menyelenggarakan International Saudi Falcons and Hunting Exhibition dan mengumumkan penutupan edisi 2026. Pameran itu juga melibatkan 44 entitas pemerintah serta lebih dari 1.446 peserta pameran dan merek dari 47 negara. Keterlibatan banyak pihak menunjukkan acara ini dikelola secara lintas lembaga. SPA tidak menyebutkan nama-nama entitas pemerintah yang terlibat atau pembagian peran masing-masing dalam penyelenggaraan.