Monday, November 2, 2026
Sains

University of Bisha masuk peringkat Times Higher Education 2027

University of Bisha masuk peringkat Times Higher Education 2027

University of Bisha berada di rentang 1201–1400 dunia dalam Times Higher Education World University Rankings 2027. Peringkat itu diumumkan dalam laporan kantor berita Saudi SPA dari Abha, 30 September 2026, dan menempatkan universitas tersebut tetap bertahan di daftar pemeringkatan internasional.

Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA, posisi itu dipertahankan di tengah upaya universitas mengembangkan ekosistem akademik dan risetnya serta meningkatkan kualitas hasil atau lulusannya. Tidak ada angka peringkat tunggal yang disebut dalam rilis, hanya rentang 1201–1400 secara global.

Pemeringkatan Times Higher Education disusun dari sejumlah indikator kunci. Indikator yang disebut SPA meliputi kualitas pengajaran, lingkungan riset, kualitas riset, dan wawasan internasional. Keempatnya dipakai untuk mengukur kinerja universitas di bidang akademik dan riset, sekaligus kehadiran dan keterlibatan mereka di panggung internasional.

Bagi University of Bisha, bertahan dalam daftar itu disebut mencerminkan upaya mengembangkan lingkungan pendidikan dan risetnya. Rilis SPA juga menyebut peningkatan kinerja akademik, dorongan bagi riset dan inovasi, serta perluasan kemitraan dan kolaborasi akademik maupun riset di tingkat lokal dan internasional sebagai bagian dari upaya tersebut.

Pertanyaannya, apa arti sebuah rentang peringkat bagi sebuah universitas yang sedang membangun ekosistem risetnya? Rentang 1201–1400 menempatkan University of Bisha di antara ribuan institusi yang bersaing dalam pemeringkatan global. Namun SPA tidak merinci posisi persisnya, jumlah institusi yang masuk daftar, maupun perbandingan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Yang jelas, indikator yang dipakai bukan sekadar jumlah publikasi. Kualitas pengajaran, lingkungan riset, kualitas riset, dan wawasan internasional menuntut kombinasi antara dosen, fasilitas, keluaran penelitian, dan jejaring lintas negara. Bagaimana sebuah universitas menyeimbangkan keempatnya ketika sumber daya dan prioritas pembangunan daerah ikut menentukan arah?

Dalam konteks ini, kehadiran berulang dalam pemeringkatan menjadi semacam penanda bahwa upaya pengembangan yang dilakukan tidak berhenti di ruang kelas. SPA menyebut upaya itu mencakup pengembangan lingkungan pendidikan dan riset, peningkatan kinerja akademik, serta promosi riset dan inovasi. Semua itu berjalan bersamaan dengan perluasan kemitraan lokal dan internasional.

Apakah kemitraan lintas negara menjadi kunci utama bagi universitas di kawasan seperti Bisha? Indikator wawasan internasional dalam pemeringkatan Times Higher Education memang mengukur kehadiran dan keterlibatan internasional sebuah kampus. Tanpa kerja sama riset, pertukaran akademik, atau kolaborasi publikasi, sulit bagi sebuah universitas untuk menonjol pada indikator ini.

Namun SPA tidak menyebut secara spesifik mitra mana yang digandeng University of Bisha, berapa banyak kerja sama yang sudah berjalan, atau bidang riset apa yang menjadi prioritas. Rilis itu juga tidak memuat jumlah dosen, jumlah mahasiswa, anggaran riset, maupun target peringkat di masa depan. Semua itu tidak diungkap dalam laporan yang dikutip dari kantor berita Saudi tersebut.

Yang bisa dipastikan dari rilis itu adalah tiga hal: nama universitas, nama pemeringkatan, dan rentang peringkatnya. University of Bisha berada di 1201–1400 dunia dalam Times Higher Education World University Rankings 2027. Posisi itu dipertahankan, bukan diraih untuk pertama kali, menurut kalimat SPA yang menyebut universitas ini “maintaining its presence in the international rankings”.

Pertanyaan berikutnya, seberapa besar bobot masing-masing indikator dalam menentukan rentang tersebut? SPA tidak memerinci metodologi, bobot, atau skor per indikator. Yang disebut hanya empat kategori penilaian: kualitas pengajaran, lingkungan riset, kualitas riset, dan wawasan internasional. Tanpa rincian skor, sulit menilai di mana kekuatan dan kelemahan relatif universitas ini.

Bagi pembaca di Arab Saudi, pemeringkatan semacam ini sering menjadi cermin bagi arah pengembangan pendidikan tinggi di berbagai daerah. University of Bisha berada di wilayah selatan, dan kehadirannya dalam daftar global memberi gambaran bahwa universitas di luar kota-kota besar pun ikut masuk percaturan pemeringkatan internasional. Apakah itu cukup untuk menarik lebih banyak kolaborasi riset dari luar negeri?

SPA menutup laporannya tanpa menyebut peringkat universitas lain di Arab Saudi, tanpa menyebut posisi tahun sebelumnya secara angka, dan tanpa menyebut jadwal pemeringkatan berikutnya. Rilis itu juga tidak memuat pernyataan pejabat universitas, rektor, atau pihak Times Higher Education. Semua informasi di atas bersumber dari laporan SPA tertanggal 30 September 2026 dari Abha.

Di rentang berapa University of Bisha berada dalam Times Higher Education World University Rankings 2027? University of Bisha berada di rentang 1201–1400 secara global dalam Times Higher Education World University Rankings 2027. Posisi itu dilaporkan kantor berita Saudi SPA dari Abha pada 30 September 2026. SPA menyebut universitas tersebut mempertahankan kehadirannya di pemeringkatan internasional, bukan meraihnya untuk pertama kali. Rilis itu tidak menyebut angka peringkat tunggal, jumlah institusi yang masuk daftar, maupun posisi persisnya di dalam rentang tersebut.

Indikator apa saja yang dipakai dalam pemeringkatan tersebut? SPA menyebut beberapa indikator kunci: kualitas pengajaran, lingkungan riset, kualitas riset, dan wawasan internasional. Keempatnya dipakai untuk mengukur kinerja universitas di bidang akademik dan riset, sekaligus kehadiran dan keterlibatan mereka di panggung internasional. Rilis itu tidak memerinci bobot masing-masing indikator, skor per kategori, maupun metodologi perhitungan yang digunakan Times Higher Education. Tidak ada pula rincian jumlah publikasi atau data dosen dalam laporan tersebut.

Apa yang disebut SPA sebagai cerminan dari posisi tersebut? SPA menyatakan kehadiran berkelanjutan University of Bisha dalam pemeringkatan mencerminkan upaya mengembangkan lingkungan pendidikan dan risetnya. Upaya itu mencakup peningkatan kinerja akademik, promosi riset dan inovasi, serta perluasan kemitraan dan kolaborasi akademik maupun riset di tingkat lokal dan internasional. Rilis itu tidak menyebut mitra spesifik, jumlah kerja sama yang berjalan, bidang riset prioritas, maupun target peringkat di masa depan bagi universitas tersebut.

Apakah ada pernyataan pejabat atau data tambahan dalam laporan itu? Tidak ada. Laporan SPA dari Abha tertanggal 30 September 2026 itu tidak memuat pernyataan rektor, pejabat universitas, atau pihak Times Higher Education. Rilis juga tidak menyertakan jumlah dosen, jumlah mahasiswa, anggaran riset, perbandingan dengan universitas lain di Arab Saudi, maupun posisi tahun sebelumnya secara angka. Informasi yang tersedia terbatas pada nama universitas, nama pemeringkatan, rentang peringkat, dan indikator penilaian yang disebutkan.