Saturday, November 7, 2026
Pariwisata

AlUla raih emas kategori Nature Positive di ICRT Awards 2026

AlUla raih emas kategori Nature Positive di ICRT Awards 2026

AlUla memenangkan penghargaan emas dalam kategori Nature Positive pada International Centre for Responsible Tourism (ICRT) Awards 2026, demikian diumumkan pada 27 September 2026. Penghargaan itu diberikan atas pendekatan yang menempatkan alam di jantung pengembangan pariwisata dan komitmen melindungi ekosistem alami destinasi tersebut.

Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA, penghargaan ini mengakui pendekatan nature-first AlUla, dengan lebih dari separuh total wilayahnya yang mencapai sekitar 22.561 kilometer persegi ditetapkan sebagai cagar alam, disertai penanaman lebih dari 500.000 pohon asli dan rewilding lebih dari 1.500 hewan.

Angka-angka itu bukan sekadar catatan statistik. Lebih dari separuh wilayah 22.561 kilometer persegi berarti ribuan kilometer persegi daratan di AlUla diperlakukan bukan sebagai lahan yang menunggu dibangun, melainkan sebagai kawasan yang dilindungi. Bukankah jarang sebuah destinasi wisata menyerahkan lebih dari setengah wilayahnya untuk alam?

Penanaman lebih dari 500.000 pohon asli menunjukkan skala pemulihan yang berjalan di lapangan. Rewilding lebih dari 1.500 hewan menandakan bahwa perlindungan tidak berhenti pada tumbuhan, tetapi juga mencakup satwa yang dikembalikan ke habitatnya. Bagaimana sebuah kawasan gurun dan oasis bisa menampung dua upaya sebesar itu secara bersamaan?

Panel juri ICRT memuji kolaborasi erat AlUla dengan para ilmuwan dan organisasi konservasi internasional, serta komitmennya menjadikan alam dan satwa liar sebagai pilar inti dalam perencanaan destinasi. Pujian itu menyoroti satu hal: keputusan perencanaan di AlUla tidak diambil tanpa dasar ilmiah. Bukankah begitu seharusnya sebuah destinasi wisata dibangun?

AlUla juga menjadi rumah bagi lebih dari 500 spesies tumbuhan yang terdokumentasi. Program restorasi ekosistem di sana berfokus pada dukungan bagi flora asli, rehabilitasi habitat alami, dan peningkatan ketahanan ekosistem gurun serta oasis. Ketiga fokus itu saling terkait: flora asli membutuhkan habitat yang sehat, dan habitat yang sehat membutuhkan ekosistem yang mampu bertahan menghadapi tekanan.

Di Sharaan National Park, upaya rehabilitasi mencakup lebih dari 74.000 hektare. Luasan itu menjadikan Sharaan salah satu contoh konkret bagaimana restorasi dijalankan pada skala taman nasional, bukan hanya pada petak-petak kecil. Apa yang membuat Sharaan dipilih sebagai lokasi rehabilitasi seluas itu?

Penghargaan emas kategori Nature Positive menempatkan AlUla di antara destinasi yang dinilai berhasil menjadikan alam sebagai pertimbangan utama, bukan pelengkap. Kategori itu sendiri menyiratkan bahwa alam harus memberi manfaat positif, bukan sekadar tidak dirugikan. Apakah standar seperti itu kini menjadi ukuran baru bagi destinasi wisata di kawasan?

Dalam konteks Arab Saudi, AlUla selama ini dikenal melalui lanskap gurun dan oasisnya. Penetapan lebih dari separuh wilayah sebagai cagar alam memberi kerangka yang lebih jelas bagi pengelolaan kawasan tersebut. Dengan lebih dari 500 spesies tumbuhan terdokumentasi, AlUla memiliki basis data hayati yang dapat menjadi rujukan bagi program restorasi berikutnya.

Kolaborasi dengan ilmuwan dan organisasi konservasi internasional disebut panel juri sebagai salah satu alasan penghargaan ini. Keterlibatan pihak luar dalam perencanaan destinasi menunjukkan bahwa perlindungan alam di AlUla tidak dikerjakan sendirian. Bagaimana pola kolaborasi semacam ini memengaruhi keputusan pengembangan di masa depan?

Rewilding lebih dari 1.500 hewan dan penanaman lebih dari 500.000 pohon asli adalah dua angka yang saling melengkapi. Pohon asli menyediakan tutupan dan sumber daya bagi satwa, sementara satwa membantu proses alami yang menjaga kesehatan ekosistem. Bukankah pemulihan alam selalu berjalan sebagai rantai yang saling menopang?

Rehabilitasi di Sharaan National Park yang mencakup lebih dari 74.000 hektare memperlihatkan bahwa upaya itu tidak terbatas pada satu titik. Taman nasional menjadi wadah bagi program yang lebih luas, mulai dari dukungan flora asli hingga peningkatan ketahanan ekosistem gurun dan oasis. Apa yang bisa dipelajari destinasi lain dari pendekatan berbasis kawasan seperti ini?

ICRT Awards 2026 menilai destinasi berdasarkan pendekatan yang mereka tempuh. Bagi AlUla, penilaian itu bertumpu pada penetapan cagar alam, penanaman pohon asli, rewilding, dan kolaborasi ilmiah. Keempat unsur itu muncul bersama dalam satu narasi yang sama, bukan sebagai program terpisah.

Dengan lebih dari separuh wilayah ditetapkan sebagai cagar alam, pertanyaan berikutnya adalah bagaimana keseimbangan dijaga antara perlindungan dan kunjungan wisata. Penghargaan ini menyoroti pendekatan nature-first, yang berarti alam ditempatkan lebih dahulu dalam pengambilan keputusan. Mampukah prinsip itu bertahan ketika jumlah kunjungan meningkat?

AlUla disebut sebagai rumah bagi lebih dari 500 spesies tumbuhan terdokumentasi. Dokumentasi semacam itu penting karena menjadi dasar untuk menilai perubahan dari waktu ke waktu. Tanpa catatan yang rapi, upaya restorasi sulit diukur. Bukankah perlindungan alam selalu dimulai dari pengetahuan yang cukup tentang apa yang dilindungi?

Program restorasi ekosistem di AlUla menyasar flora asli, habitat alami, dan ketahanan ekosistem gurun serta oasis. Ketiganya merupakan bagian dari satu tujuan: memastikan ekosistem mampu bertahan. Penghargaan emas kategori Nature Positive menjadi pengakuan atas arah kerja tersebut.

Panel juri ICRT secara khusus menyebut kolaborasi dengan ilmuwan dan organisasi konservasi internasional. Ini menunjukkan bahwa keputusan di AlUla melibatkan pihak yang memiliki keahlian di bidangnya. Bagaimana keterlibatan ilmuwan mengubah cara sebuah destinasi merencanakan masa depannya?

Sharaan National Park dengan rehabilitasi lebih dari 74.000 hektare menjadi contoh skala besar. Di sisi lain, penanaman lebih dari 500.000 pohon asli dan rewilding lebih dari 1.500 hewan menunjukkan hasil yang dapat dihitung. Kombinasi skala dan angka itu memberi gambaran utuh tentang apa yang dikerjakan di AlUla.

Penghargaan ini diberikan pada 2026, dan AlUla disebut sebagai pemenang emas kategori Nature Positive. Bagi kawasan yang wilayahnya mencapai sekitar 22.561 kilometer persegi, penetapan lebih dari separuh sebagai cagar alam adalah keputusan besar. Apa implikasi keputusan sebesar itu bagi pengelolaan sehari-hari?

Dengan lebih dari 500 spesies tumbuhan terdokumentasi dan program restorasi yang berjalan di Sharaan, AlUla memiliki bahan untuk terus mengembangkan pendekatan berbasis alam. Penghargaan ICRT menambahkan pengakuan eksternal atas kerja yang sudah berlangsung. Apakah pengakuan seperti ini akan mendorong standar serupa di destinasi lain?

SPA tidak menyebut nilai investasi di balik program-program tersebut, jumlah personel yang terlibat, maupun rincian jangka waktu pelaksanaan. Rilis juga tidak memuat pernyataan langsung dari pejabat AlUla atau ICRT. Yang disampaikan adalah fakta-fakta utama: penghargaan emas, luas cagar alam, jumlah pohon asli yang ditanam, jumlah hewan yang di-rewilding, jumlah spesies tumbuhan, dan luas rehabilitasi di Sharaan National Park.

Penghargaan apa yang diraih AlUla pada 2026? AlUla memenangkan penghargaan emas dalam kategori Nature Positive pada International Centre for Responsible Tourism (ICRT) Awards 2026. Penghargaan itu diberikan atas pendekatan yang menempatkan alam di jantung pengembangan pariwisata dan komitmen melindungi ekosistem alami destinasi. Panel juri ICRT memuji kolaborasi erat AlUla dengan ilmuwan dan organisasi konservasi internasional serta komitmen menjadikan alam dan satwa liar sebagai pilar inti perencanaan destinasi.

Berapa luas wilayah AlUla yang ditetapkan sebagai cagar alam? Lebih dari separuh total wilayah AlUla yang mencapai sekitar 22.561 kilometer persegi ditetapkan sebagai cagar alam. Penetapan itu menjadi bagian dari pendekatan nature-first yang dinilai panel juri ICRT. Selain cagar alam, AlUla juga menanam lebih dari 500.000 pohon asli dan melakukan rewilding lebih dari 1.500 hewan. SPA tidak menyebut rincian pembagian kawasan atau nilai investasi di balik program tersebut.

Apa saja program restorasi ekosistem di AlUla? Program restorasi ekosistem di AlUla berfokus pada dukungan bagi flora asli, rehabilitasi habitat alami, dan peningkatan ketahanan ekosistem gurun serta oasis. Di Sharaan National Park, upaya rehabilitasi mencakup lebih dari 74.000 hektare. AlUla juga menjadi rumah bagi lebih dari 500 spesies tumbuhan terdokumentasi. Ketiga fokus itu saling terkait karena flora asli membutuhkan habitat sehat dan habitat sehat membutuhkan ekosistem yang mampu bertahan.

Mengapa panel juri ICRT memilih AlUla? Panel juri ICRT memuji kolaborasi erat AlUla dengan para ilmuwan dan organisasi konservasi internasional. Panel juga menilai AlUla berkomitmen menjadikan alam dan satwa liar sebagai pilar inti dalam perencanaan destinasi. Penghargaan emas kategori Nature Positive diberikan atas pendekatan yang menempatkan alam di jantung pengembangan pariwisata dan perlindungan ekosistem alami. SPA tidak memuat pernyataan langsung dari pejabat AlUla maupun perwakilan ICRT.

Apa yang dilakukan AlUla di Sharaan National Park? Di Sharaan National Park, upaya rehabilitasi mencakup lebih dari 74.000 hektare. Langkah itu merupakan bagian dari program restorasi ekosistem yang menyasar flora asli, habitat alami, serta ketahanan ekosistem gurun dan oasis. Sharaan menjadi contoh bagaimana restorasi dijalankan pada skala taman nasional. SPA tidak merinci jenis pekerjaan rehabilitasi, jangka waktu pelaksanaan, atau jumlah personel yang terlibat di kawasan tersebut.

Apa yang tidak disebutkan dalam rilis SPA? Rilis SPA tidak menyebut nilai investasi di balik program cagar alam, penanaman pohon, dan rewilding di AlUla. Rilis juga tidak memuat jumlah personel yang terlibat maupun rincian jangka waktu pelaksanaan setiap program. Tidak ada pernyataan langsung dari pejabat AlUla atau perwakilan ICRT dalam rilis tersebut. Yang disampaikan adalah fakta utama: penghargaan emas, luas cagar alam, jumlah pohon asli, jumlah hewan, jumlah spesies tumbuhan, dan luas rehabilitasi di Sharaan.