Tanaman pemanjat liar Cissus rotundifolia, anggota keluarga anggur (Vitaceae) asli barat daya Arab Saudi, menjadi sorotan keragaman botani dan budaya di Wilayah Jazan.
Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 26 September 2026, Profesor Ekologi Tumbuhan Universitas Jazan Dr. Yahya Masrahi menjelaskan bahwa tanaman ini memiliki batang sukulen penyimpan air yang dapat mencapai panjang 10 meter. Karakteristik ini memungkinkannya memanjat pohon serta medan berbatu di lereng bukit dan lembah.
Cissus rotundifolia memiliki daun bergerigi yang berdaging, bunga kecil berwarna kuning kehijauan, serta buah seperti beri yang matang menjadi merah tua.
Dalam warisan kuliner regional, daun tanaman ini dimasak bersama daging untuk rasa yang khas, atau direbus, dihaluskan, dan dibumbui minyak wijen sebagai pendamping roti datar tradisional. Praktik rakyat juga mencatat penggunaan dedaunannya untuk memoles perak dan dalam pengobatan adat.
Apa karakteristik fisik tanaman Cissus rotundifolia? Tanaman ini adalah pemanjat liar dari keluarga Vitaceae dengan batang sukulen penyimpan air yang bisa mencapai 10 meter. Ciri lainnya adalah daun bergerigi berdaging, bunga kecil kuning kehijauan, dan buah beri berwarna merah tua saat matang.
Bagaimana penggunaan Cissus rotundifolia dalam kuliner Jazan? Daun tanaman ini secara tradisional dimasak bersama daging untuk memberikan rasa tertentu. Selain itu, daunnya juga direbus, dihaluskan, dan diberi minyak wijen untuk dinikmati bersama roti datar tradisional.
Apa kegunaan non-kuliner dari tanaman ini menurut praktik lokal? Berdasarkan catatan praktik rakyat, dedaunan Cissus rotundifolia digunakan untuk memoles peralatan perak. Selain itu, tanaman ini juga digunakan dalam berbagai pengobatan adat di wilayah tersebut.