Denda sebesar 8.012.000 riyal dijatuhkan kepada sebuah agen mobil yang juga dilarang mengimpor kendaraan karena tidak mematuhi hak konsumen.
Seperti dilaporkan kantor berita Saudi SPA pada 9 Agustus 2026, sanksi tersebut diberikan karena pelanggaran terhadap sistem agensi komersial, peraturan pelaksana, ketentuan pemeliharaan, penyediaan suku cadang, jaminan kualitas manufaktur, serta kegagalan dalam menyediakan layanan purna jual.
Keputusan ini diambil setelah terbukti adanya 175 pelanggaran, yang meliputi ketiadaan suku cadang di perusahaan dan kegagalan menyediakan kendaraan pengganti bagi konsumen selama periode pemeliharaan.
Tim khusus kementerian telah menindaklanjuti pelanggaran tersebut, berkomunikasi dengan konsumen untuk memastikan hak kompensasi dan kendaraan pengganti terpenuhi. Langkah selanjutnya mencakup pemanggilan perusahaan manufaktur untuk menjalankan tindakan korektif, memantau kampanye penarikan kembali (recall), dan memulai proses pemindahan merek dagang ke agen lain yang memenuhi standar layanan.
Kementerian menegaskan tidak akan toleran terhadap agen yang melanggar kewajiban kepada konsumen, termasuk penerapan sanksi publikasi sesuai putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Rilis tidak menyebutkan nama agen mobil yang bersangkutan.
Berapa jumlah denda dan sanksi yang diberikan kepada agen mobil tersebut? Agen mobil tersebut dikenakan denda sebesar 8.012.000 riyal dan dijatuhi sanksi berupa penghentian izin impor kendaraan. Sanksi ini diberikan karena agen tidak mematuhi hak konsumen dan melanggar sistem agensi komersial serta ketentuan layanan purna jual.
Apa saja bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh agen mobil tersebut? Terdapat 175 pelanggaran yang terbukti dilakukan oleh agen tersebut. Pelanggaran utama meliputi kegagalan dalam menyediakan suku cadang bagi konsumen dan tidak menyediakan kendaraan pengganti selama masa pemeliharaan kendaraan.
Langkah apa yang diambil kementerian untuk melindungi konsumen? Kementerian mengerahkan tim khusus untuk memastikan konsumen mendapatkan kompensasi dan kendaraan pengganti. Selain itu, kementerian memanggil perusahaan manufaktur untuk tindakan korektif dan memulai proses pemindahan merek dagang ke agen lain yang lebih siap.